CN.ID|TELUK KUANTAN – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) terus mendorong percepatan pelaksanaan program prioritas di bidang kesehatan, baik program nasional maupun program unggulan daerah. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang hingga kini baru menjangkau sekitar 28 persen masyarakat Kuansing.
Untuk itu, masyarakat diimbau agar berpartisipasi aktif memanfaatkan layanan CKG sebagai upaya deteksi dini berbagai penyakit sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya menjaga kesehatan.
Selain CKG, percepatan revitalisasi Puskesmas dan Puskesmas Pembantu (Pustu) juga menjadi perhatian. Dinas Kesehatan bersama Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) diminta memastikan seluruh persyaratan administrasi maupun teknis terpenuhi sehingga program revitalisasi dapat berjalan sesuai ketentuan.
Tak hanya program nasional, Pemkab Kuansing juga menegaskan komitmennya menyukseskan sejumlah program unggulan daerah, yakni Universal Health Coverage (UHC), Jaminan Kesehatan Masyarakat (JAMELA), dan layanan Home Care.
Penegasan tersebut disampaikan Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing, Drs. Muradi, M.Si., bersama Kepala Dinas Kesehatan, Aswandi, saat apel bersama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuansing, Senin (2/11/2026).
Muradi menekankan, seluruh program kesehatan tersebut harus dilaksanakan secara serius dan terkoordinasi. Dukungan seluruh perangkat daerah serta partisipasi masyarakat sangat diperlukan agar manfaat program benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
“Kita ingin seluruh program kesehatan, baik program nasional maupun program prioritas daerah, berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kuansing,” menjadi semangat yang harus diwujudkan bersama.
Dengan demikian, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan, tetapi juga membutuhkan sinergi seluruh perangkat daerah dan dukungan masyarakat.












