Abd Halim Ketua PC HIMMAH Sergai Minta Kadis Pendidikan Sumut Copot Kepsek SMKN 1 Teluk Mengkudu

oleh
oleh

Teluk Mengkudu (Sergai)Sumut — Cakrawala Nusantara.id
Pimpinan Cabang Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Serdang Bedagai (PC HIMMAH Sergai) secara tegas meminta Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara, Alexander Sinulingga, S.STP., M.Si., untuk segera mencopot Roslina Tanjung, M.Pd., dari jabatannya sebagai Kepala SMK Negeri 1 Teluk Mengkudu.

example banner

Kendati demikian, Plt Ketua PC HIMMAH Sergai Abd Halim menegaslan bahwa pesoalan ini muncul menyusul polemik dan sorotan publik mengenai dugaan penjualan seragam olahraga, pakaian praktik, dan atribut sekolah di lingkungan SMKN 1 Teluk Mengkudu.

BACA  Menindaklanjuti Pengaduan Warga, Polsek Tapung Hulu Pantau Lokasi Dugaan Permainan Ketangkasan Ikan‑ikan

“Kami meminta kepada Kadis Pendidikan Sumut untuk segera mencopot yang bersangkutan. Jika tidak, kami akan menggelar aksi unjuk rasa ke Kantor Dinas Pendidikan Sumatera Utara dalam waktu dekat untuk menyampaikan tuntutan atas persoalan yang terjadi,” ujar Halim.

Di sisi lain, menanggapi sorotan pemberitaan tersebut, Kepala SMKN 1 Teluk Mengkudu, Roslina Tanjung, M.Pd., menyatakan bahwa pihak sekolah akan mengembalikan seluruh uang pembayaran seragam olahraga dan pakaian praktik kepada siswa yang telah membayarnya, Selasa (3/11/2026).

Selain pengembalian dana, Roslina menyebutkan bahwa pihak sekolah berencana menggelar rapat bersama orang tua siswa pada Rabu (4/11/2026) guna membahas persoalan pengadaan atribut dan pakaian tersebut secara transparan.

BACA  Proyek Pipa Gas Dusem Ganggu UMKM, Warga Kembali Bersitegang dengan Pihak KSO

Pernyataan itu disampaikan Roslina saat ditemui dan diwawancarai oleh ARKAMEDIA.id di ruang kerjanya pada Selasa pagi.

“Hari ini dipulangkan uangnya semua (olahraga-praktik) kepada seluruh siswa yang sudah bayar dan akan digelar rapat besok, Rabu 4 November 2026, bersama para orang tua siswa soal seragam olahraga dan baju praktik,” ungkapnya

Dalam keterangannya, Roslina berdalih bahwa pengadaan seragam olahraga dan pakaian praktik mulanya berawal dari kebutuhan para siswa, khususnya mereka yang akan segera menjalani program Praktik Kerja Lapangan (PKL).

BACA  Publik Resah, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Kapolres Inhil Dan Penyidik Perkara Larisman Sihombing

Menurutnya, pihak sekolah tidak menyediakan seragam putih abu-abu, sementara pengadaan seragam praktik dan olahraga dianggap penting guna menunjang aktivitas serta keselamatan kegiatan siswa di lapangan.

Kendati demikian, langkah tersebut tetap memicu reaksi keras dari elemen mahasiswa seperti PC HIMMAH Sergai yang meminta adanya tindakan tegas berupa pencopotan jabatan terhadap Kepsek SMKN 1 Teluk Mengkudu.(Sopiyan)

No More Posts Available.

No more pages to load.