*Calon Gubernur Sumsel Herman Deru Resmikan Forum Warga Seputar Wilayah Simpang Sungki ( SWISS ) Dan Menggelar Kegiatan Tebus Murah Untuk Warga*

oleh

CN PALEMBANG, || Dalam upayanya untuk mempererat hubungan dengan masyarakat, Calon Gubernur Herman Deru menghadiri peresmian Forum Warga Seputar Wilayah Simpang Sungki ( SWISS ). Acara yang digelar di Lapangan Parkir PT.REMCO Jl.Ki Kemasrindo, Kelurahan Ogan Baru, Kecamatan Kertapati, Rangkaian acara tersebut juga diramaikan dengan gelaran kegiatan sosial berupa Tebus Murah, yang menyasar masyarakat kurang mampu. Rabu (20/11/2024)

Peresmian Forum Warga Seputar Simpang Sungki (SWISS) ditandai dengan Dibacakannya SK pengukuhan oleh Calon Gubernur Sumsel Herman Deru, Organisasi ini Dibentuk bertujuan untuk menjadi wadah pemberdayaan masyarakat, terutama dalam bidang seperti pendidikan, ekonomi, atau sosial.

example banner

Dalam pidatonya, Herman Deru menyampaikan harapannya agar Forum SWISS ini dapat menjadi motor penggerak perubahan di masyarakat.

BACA  Kasi Humas Polres Kampar Hadiri Konferensi VIII PWI Kabupaten Kampar

“Kehadiran Forum Seputar Warga Simpang Sungki (SWISS) Ini akan menjadi langkah penting dalam memperjuangkan kepentingan rakyat. Saya berharap organisasi ini dapat bersinergi dengan berbagai pihak untuk menciptakan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujar Herman Deru.”

Usai acara peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan program Tebus Murah, yang menyediakan kebutuhan pokok untuk masyarakat seperti, gula, minyak goreng, ldan bahan lainnya dengan harga yang sangat terjangkau yaitu Rp.5000 perpaketnya. Ribuan warga memanfaatkan kesempatan ini untuk membeli kebutuhan sehari-hari dengan harga lebih murah dibanding harga pasar.

BACA  Polsek Sinar Peninjauan Lakukan Pengecekan Kecelakaan Kereta Api Babaranjang di Emplasemen Stasiun Talang Baru

Salah satu warga, Mukhlisin mengungkapkan rasa syukurnya atas Rangkaian kegiatan ini. “Kami sangat terbantu dengan adanya kegiatan seperti ini. Semoga program seperti ini bisa terus dilakukan,” ujarnya.

Kegiatan ini Di Inisiasi dan melibatkan seluruh relawan SWISS yang membantu memastikan kelancaran acara, mulai dari distribusi barang hingga menjaga ketertiban acara.

Saat Diwawancarai Awak Media Bambang Irawan Selaku Koordinator Forum Warga SWISS Menjelaskan Didirikannya Forum ini dengan satu tujuan besar yaitu menciptakan perubahan positif di tengah masyarakat. Melalui kolaborasi, gotong royong, dan semangat kemanusiaan, kami berkomitmen untuk menjalankan berbagai program yang akan bermanfaat bagi masyarakat luas, terutama bagi mereka yang membutuhkan perhatian lebih.

BACA  logo open navigation menu Beranda Berita Polsek Sosoh Buay Rayap Ikuti Simulasi Penanggulangan Bencana Banjir, Tanah Longsor dan Cuaca Ekstrem di Kabupaten OKU oprspitresogankomeringulu 15 Oktober 2026 19:00 0 Main Image NextUI hero Image NextUI hero Image NextUI hero Image NextUI hero Image NextUI hero Image SOSOH BUAY RAYAP, OKU – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan serta kemampuan dalam menghadapi potensi bencana alam, Polsek Sosoh Buay Rayap bersama unsur TNI, BPBD, Damkar, pemerintah kecamatan, dan masyarakat mengikuti kegiatan Simulasi Penanggulangan Bencana Banjir, Tanah Longsor dan Cuaca Ekstrem di wilayah Kecamatan Sosoh Buay Rayap, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Kamis (15/10/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dilaksanakan di Bendungan Bendali, Desa Tungku Jaya, Kecamatan Sosoh Buay Rayap. Simulasi dipimpin oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten OKU, Drs. Januar Effendi, M.I.Kom, serta diikuti oleh Camat Sosoh Buay Rayap beserta staf, personel Polsek Sosoh Buay Rayap, anggota Koramil Kota Baturaja, personel BPBD Kabupaten OKU dan BPBD Kecamatan Sosoh Buay Rayap, anggota Damkar Kecamatan Sosoh Buay Rayap, siswa-siswi SMA Pramuka Kwarcab OKU, serta masyarakat Desa Tungku Jaya. Dalam kegiatan tersebut, Kalaksa BPBD Kabupaten OKU menyampaikan pentingnya kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi potensi bencana, termasuk meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat memasuki musim kemarau. Masyarakat diimbau agar berperan aktif dalam upaya pencegahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan karhutla tidak dapat hanya mengandalkan aparat TNI dan Polri, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat sebagai mata dan telinga di lingkungan masing-masing. Selanjutnya, peserta mendapatkan penyampaian materi mengenai pemetaan titik rawan atau hotspot, simulasi pemadaman dini, tindakan pencegahan dan pemadaman kebakaran, cara mendeteksi arah angin untuk mengantisipasi penyebaran api, serta pemetaan wilayah yang berpotensi terdampak banjir setelah turun hujan. Sekitar pukul 10.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi penanganan bencana banjir menggunakan perahu karet bersama tim gabungan dari unsur terkait. Simulasi ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan koordinasi antarpersonel dalam melakukan penanganan awal serta evakuasi apabila terjadi banjir di wilayah Kecamatan Sosoh Buay Rayap. Selain berfokus pada penanganan banjir dan tanah longsor, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya mencegah karhutla, terutama di kawasan semak belukar, lahan yang tidak terurus, area perkebunan warga, serta wilayah lain yang berpotensi mengalami kebakaran. Dalam kesempatan tersebut, Kanit Binmas Polsek Sosoh Buay Rayap turut memberikan imbauan kepada seluruh peserta agar tidak membuka, membersihkan, atau mengolah lahan pertanian dengan cara dibakar. Imbauan serupa juga disampaikan oleh Bhabinkamtibmas kepada warga di desa binaan masing-masing agar tidak melakukan pembakaran hutan, semak belukar, maupun lahan untuk keperluan perkebunan. Sebagai langkah pencegahan berkelanjutan, patroli terpadu yang melibatkan Polri, TNI, dan Masyarakat Peduli Api juga perlu dilaksanakan secara berkala, khususnya pada titik-titik yang dipetakan rawan terjadi karhutla. Melalui patroli tersebut, potensi kebakaran diharapkan dapat dideteksi sejak dini sehingga dapat segera dilakukan langkah penanganan. Melalui kegiatan simulasi ini, Polsek Sosoh Buay Rayap bersama BPBD dan seluruh unsur terkait menunjukkan komitmen dalam memperkuat sinergitas lintas instansi untuk menghadapi berbagai potensi bencana. Kesiapsiagaan personel, pemahaman masyarakat, serta koordinasi yang baik diharapkan dapat meminimalkan risiko, mencegah timbulnya korban jiwa, dan mengurangi kerugian akibat bencana alam di wilayah Kabupaten OKU. Masyarakat pun diimbau untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca, potensi banjir dan tanah longsor, serta bahaya kebakaran hutan dan lahan. Dengan kerja sama seluruh pihak, upaya pencegahan dan penanggulangan bencana diharapkan dapat berjalan lebih optimal demi keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Kami menyadari bahwa perjalanan ini tidaklah mudah. Namun, kami percaya bahwa dengan dukungan dari semua pihak, baik pemerintah, sektor swasta, maupun masyarakat luas maka kami akan mampu mewujudkan visi dan misi organisasi ini,
Akhir kata, saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu proses terbentuknya organisasi ini dan juga untuk seluruh relawan yang telah mensukseskan acara pada hari ini. Semoga apa yang telah kita kerjakan hari ini dan niat baik kita menjadi ladang amal yang diridhai oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Tutupnya.

Reporter : Andi

No More Posts Available.

No more pages to load.