PERNYATAAN DIDUGA MENGHINA MARGA SILLITONGA DI LIVE TIKTOK KIAN MEMANAS: ADA KLAIM PERNAH MEMBUNUH ORANG, WARGA DESAK POLISI BERTINDAK

oleh

 

 

example banner

Cakrawalanusantara.id – Sumatra Utara — Polemik dugaan penghinaan terhadap marga Silitonga dalam sebuah siaran langsung TikTok kembali memicu kemarahan masyarakat. Bukan hanya karena ucapan merendahkan martabat marga, tetapi juga karena dalam potongan video tersebut terdapat klaim mengejutkan bahwa pelaku “sudah membunuh tiga orang” dan merasa tidak tersentuh hukum.

 

Klaim itu membuat publik, terutama komunitas Silitonga, semakin resah. Walaupun kebenaran pernyataan tersebut belum dapat dipastikan, masyarakat menilai bahwa ucapan seperti itu tidak bisa dibiarkan karena dapat memicu ketakutan, provokasi, serta kesan bahwa ada pihak yang merasa kebal hukum.

BACA  Belum Kantongi Izin Dasar, Pemkab Karo Segel Aktivitas PT Kabanjahe Agro Plantations Indonesia

 

Tokoh Silitonga dari berbagai daerah mengecam keras ucapan tersebut.

 

Kalau benar ada orang yang berani menyebut dirinya ‘sudah membunuh tiga orang’ di depan publik, ini bukan main-main. Ini sangat meresahkan keluarga besar Silitonga dan masyarakat luas. Polisi wajib turun tangan memeriksa ucapan tersebut,” tegas seorang perwakilan Silitonga.

BACA  MTQ XXIV Kabupaten Karo Jadi Momentum untuk Menghasilkan Generasi Unggul dan Berkarakter

 

 

 

Ia menambahkan, pernyataan semacam itu berpotensi merusak ketertiban dan memberi gambaran seolah-olah seseorang dapat bebas melakukan tindak kekerasan tanpa konsekuensi hukum.

 

Tidak boleh ada siapa pun yang merasa kebal hukum. Negara kita adalah negara hukum. Kami minta Polda Sumatra Utara dan Polda Pekanbaru segera melakukan penelusuran, memeriksa identitas para peserta live itu, lalu menindak lanjutinya sesuai aturan.”

 

BACA  Cari Informasi Rangkap Jabatan Kepsek, Wartawan Malah Diacuhkan Guru SDN 105405 Sentang.

 

 

Komunitas Silitonga di berbagai provinsi menyatakan siap membuat laporan resmi agar kasus ini tidak hanya menjadi viral, tetapi benar-benar diproses untuk memberikan efek jera.

 

Hingga berita ini diterbitkan, potongan video tersebut masih menyebar luas di media sosial dan terus menuai kecaman dari warganet serta berbagai komunitas Batak yang menilai tindakan tersebut telah melewati batas etika, budaya, dan hukum.

 

 

Cakrawalanusantara.id Jomsen Silitonga Kabiro Nganjuk

Tentang Penulis: Jomsen Silitonga Jurnalis Nganjuk

Gambar Gravatar
Kejujuran adalah modal utama

No More Posts Available.

No more pages to load.