Penuh Khidmat, 25 Warga Binaan Thionghoa di Lapas Bengkalis Rayakan Tahun Baru Imlek 2026

oleh
oleh
Oplus_131072

BENGKALIS – Sebanyak 25 orang Warga Binaan Pemasyarakatan Thionghoa di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis melaksanakan persembahyangan rutin sekaligus merayakan Tahun Baru Imlek 2026 dalam suasana penuh kekeluargaan, Selasa (17/02). Kegiatan ibadah yang berlangsung khidmat di dalam area Lapas ini dilaksanakan sebagai bentuk pemenuhan hak kemerdekaan beragama bagi warga binaan sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Pelaksanaan kegiatan ini berada dalam pengawasan ketat Komandan Jaga, anggota jaga, serta staf Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimkemaswat) guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan lancar.

BACA  Sie Propam Polres Karo Gelar Ops Gaktibplin di Polsek Juhar, Tegakkan Disiplin Personel

Momentum perayaan Imlek ini menjadi sarana refleksi spiritual bagi para warga binaan untuk memperkuat mental dan keyakinan di tengah masa menjalani pembinaan. Meskipun berada di dalam jeruji besi, pihak Lapas tetap memberikan ruang seluas-luasnya bagi warga binaan untuk menjalankan ritual keagamaan sesuai dengan keyakinan masing-masing, sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian yang komprehensif.

BACA  Sabu Dibungkus Kotak Rokok, Seorang Pria Diciduk di Pinggir Jalan Merek–Siantar
example banner

Demi menjaga stabilitas dan kelancaran acara, Kalapas Bengkalis, Priyo Tri Laksono, memberikan instruksi langsung kepada jajaran Seksi Binadik untuk mengawal kegiatan ini dengan penuh tanggung jawab dan tetap merujuk pada Standard Operating Procedure (SOP) keamanan. Kehadiran petugas pengamanan di tengah-tengah kegiatan persembahyangan bertujuan untuk memastikan aspek keamanan tetap terjaga tanpa mengurangi kesakralan ibadah yang dilakukan oleh warga binaan.

BACA  Silaturahmi Kapolres Nganjuk dengan Gus Son, Sinergi Ulama–Polri Jaga Kondusifitas Daerah

Seluruh rangkaian ibadah persembahyangan dan perayaan Imlek di Lapas Kelas IIA Bengkalis berakhir dengan situasi yang kondusif. Sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kinerja, Kalapas segera melaporkan pelaksanaan kegiatan ini kepada Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau untuk dijadikan bahan evaluasi dan petunjuk pimpinan lebih lanjut.tutup Priyo.

#Humas lapas bengkalis

No More Posts Available.

No more pages to load.