Tapung Hulu,-CN -Meskipun hasil usaha yang diperoleh tahun ini dinilai masih minim dan belum sepenuhnya memuaskan, semangat dan kebersamaan seluruh anggota Koperasi Serikat Pekerja Transport Indonesia (Koperasi-SPTI) Desa Kasikan, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, tetap terjaga dengan baik. Hal ini terlihat jelas saat pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun 2026 yang berlangsung di Kantor Koperasi setempat pada hari Kamis, 25 Juni 2026, yang dihadiri oleh seluruh pengurus, tamu undangan, dan sebanyak 120 orang anggota aktif.
Kegiatan yang mengusung tema “Terbang Tinggi Mengatasi Badai, Terbang Rendah Fokus Penyelesaian Masalah” ini menjadi bukti bahwa seluruh anggota dan pengurus telah melewati berbagai gelombang tantangan dan persoalan yang berat, namun kini mulai terlihat wajah baru yang lebih cerah dan penuh harapan. Selama perjalanan yang penuh rintangan tersebut, koperasi sempat menghadapi berbagai musibah dan permasalahan yang menimbulkan pengeluaran tak terduga, sehingga beban biaya operasional menjadi sangat besar. Namun, melalui perjuangan bersama, salah satu pencapaian penting yang dapat disyukuri adalah seluruh utang yang ada kini telah selesai dilunasi.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Koperasi-SPTI, Dolok Sianturi, menyampaikan keterbukaan dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi. Ia mengakui bahwa pembagian sisa hasil usaha tahun ini memang masih sangat minim, dan memahami bahwa hal ini pasti membuat sebagian anggota merasa kecewa. Namun, ia menjelaskan bahwa kondisi ini bukanlah hal yang diinginkan, melainkan disebabkan oleh serangkaian peristiwa dan masalah besar yang menimpa koperasi.
“Pembagian sisa hasil usaha Koperasi-SPTI Tahun 2026 ini, sungguh minim dan sangat tidak memuaskan. Kami paham kawan-kawan semua pasti kecewa dengan hasil usaha koperasi kali ini. Tetapi, itu karena problematik yang luar biasa menimpa Koperasi-SPTI yang kita cintai ini,” ujarnya dengan ketulusan.
Lebih lanjut, ia menguraikan bahwa semua permasalahan yang terjadi berawal dari serangkaian kejadian yang menimbulkan gejolak dan beban yang berat. Akibatnya, pengeluaran terus membengkak karena banyaknya biaya tak terduga yang harus dikeluarkan untuk menangani dan menyelesaikan berbagai masalah yang muncul di lingkungan koperasi. Namun, berkat kerja keras dan kesabaran seluruh pihak, kini seluruh kewajiban keuangan telah selesai, yang menjadi tonggak penting menuju masa depan yang lebih baik.
“Kami bersyukur, seluruh utang kini telah selesai. Selama perjuangan ini, kita semua telah melaluinya dengan sekuat tenaga, meskipun harus menanggung beban biaya operasional yang terus bertambah demi menyelesaikan berbagai persoalan dan memastikan kesejahteraan anggota dapat tercapai dengan lebih baik ke depannya,” tambahnya.
Meskipun menghadapi berbagai kendala, Ketua Dolok Sianturi menyampaikan harapan dan keyakinan yang tinggi untuk masa mendatang. Ia meminta seluruh anggota untuk tetap bersabar, senantiasa berdoa, dan tetap menjaga semangat kebersamaan. Ia berharap ke depannya koperasi dapat berjalan dengan lebih baik, lancar, dan terbebas dari segala gangguan, sehingga hasil usaha dapat meningkat dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi perekonomian seluruh anggota.
RAT Tahun 2026 ini berjalan dengan tertib, penuh kekeluargaan, dan suasana yang tetap positif. Selain agenda utama yaitu pengesahan pertanggungjawaban pengurus dan pembagian sisa hasil usaha, kegiatan ini juga menjadi momen untuk memperkuat tekad bersama bahwa koperasi akan terus bangkit dan berkembang. Dengan semangat yang tercermin dalam tema yang diusung, seluruh pihak berkomitmen untuk terus bekerja sama, mengatasi setiap tantangan, dan mewujudkan kesejahteraan bersama yang diharapkan.
Editor R Gulo













