Rescue OVI Lampung Bangun Puluhan Huntara untuk Korban Gempa NTT, Aksi Kemanusiaan Masih Berlanjut

oleh
oleh

Rescue OVI Lampung Bangun Puluhan Huntara untuk Korban Gempa NTT, Aksi Kemanusiaan Masih Berlanjut

LAMPUNG, CN. — Ketika sebagian relawan mulai meninggalkan lokasi bencana, tim Rescue Overlanding Indonesia (OVI) Lampung justru masih bertahan di tengah masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (27/9/2026).

example banner

Sejak diberangkatkan dari Lampung pada 25 Agustus 2026, sebanyak delapan anggota Tim Rescue OVI Lampung menjalankan misi kemanusiaan di sejumlah wilayah terdampak, khususnya Desa Nunang, Kecamatan Reo, Kabupaten Manggarai, NTT.

Koordinator Tim Rescue OVI Lampung sekaligus Sekretaris OVI Lampung, Aris Gibrant, mengatakan keberangkatan tim tersebut bertujuan memberikan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar sekaligus membantu warga bertahan di tengah kondisi pascagempa.

Salah satu fokus utama tim adalah membangun hunian sementara (HUNTARA) bagi keluarga yang rumahnya terdampak bencana.

“Puluhan bangunan hunian sementara (HUNTARA) untuk keluarga terdampak dibangun bersama di Desa Nunang, Reo, Manggarai, NTT. Dan sampai hari ini tim Rescue OVI Lampung masih ada yang bekerja bersama warga untuk menyiapkan HUNTARA,” ujar Aris.

Selain pembangunan HUNTARA, Tim Rescue OVI Lampung juga melakukan pelayanan kesehatan secara mobile ke sejumlah lokasi pengungsian.

Dukungan kebutuhan pangan turut diberikan melalui dapur hangat di Satar Punda, Lambaleda, Manggarai Timur. Tim juga membantu pembangunan masjid darurat, menyalurkan peralatan masjid yang terdampak gempa, serta menyediakan tandon air bersih di Roket dan jaringan pipanisasi air bersih bersama Pos Gabungan di Manggarai Timur.

BACA  Patroli Malam Sat Samapta Polres Langkat, Cegah Kejahatan Jalanan dan Dekatkan Layanan Polri 110 kepada Masyarakat

Menurut Aris, pembangunan tempat ibadah sementara menjadi salah satu perhatian tim karena sejumlah rumah ibadah mengalami kerusakan akibat gempa.

“Karena banyak bangunan rumah ibadah yang runtuh, maka kita bangun rumah ibadah sementara, agar para saudara kita bisa melakukan ibadah,” tambahnya.

Tempuh Medan Sulit Salurkan Logistik

Pada masa awal bencana, kebutuhan logistik menjadi salah satu persoalan yang harus segera dipenuhi para pengungsi. Tim Rescue OVI Lampung bersama relawan gabungan melakukan penyaluran bantuan secara mobile ke sejumlah titik pengungsian.

Medan yang sulit tidak menjadi penghalang. Bahkan, dalam sejumlah penyaluran, relawan harus berjalan kaki menyusuri sungai untuk menjangkau lokasi pengungsian dan memastikan kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi.

Tak hanya membantu korban gempa, Rescue OVI Lampung juga memberikan santunan kepada korban kebakaran yang terjadi saat gempa di wilayah Reo, Manggarai.

Seluruh bantuan tersebut disiapkan dan disalurkan melalui posko bersama relawan gabungan.

BACA  Tinjau Fasilitas CATH LAB di RSUD Kumpulan Pane, Wali Kota Tebing Tinggi Apresiasi Kemenkes

Ketua OVI Lampung, Deni Ribowo (DRB), menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh anggota tim yang masih bertahan menjalankan misi kemanusiaan di NTT.

Ia juga mengapresiasi para member OVI yang telah berpartisipasi dan memberikan dukungan terhadap misi tersebut.

Deni mengatakan, aksi kemanusiaan tersebut sejalan dengan arahan Founder Overlanding Indonesia, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), agar OVI tidak hanya menjadi komunitas yang melakukan perjalanan, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.

“Sesuai arahan Founder Overlanding Indonesia Bapak Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), agar OVI lebih banyak melakukan aksi kemanusiaan menjadi jiwa seorang overland sejati. Untuk itu OVI Lampung membentuk Tim Rescue OVI, menjawab arahan Founder AHY dalam misi kemanusiaan di Indonesia,” kata Deni.

Menurutnya, semangat tersebut merupakan bagian dari karakter seorang overlander yang tidak hanya menikmati perjalanan dan alam, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap sesama serta lingkungan.

“Founder berpesan kepada kami, Overlanding Indonesia bukan sekadar perjalanan biasa, namun lebih pada aksi kemanusiaan, peduli lingkungan dan selebihnya overland menikmati alam semesta,” jelasnya.

Ketum OVI Buka Donasi di Jambore Nasional

Aksi kemanusiaan Rescue OVI Lampung tersebut juga mendapat dukungan dari Ketua Umum Overlanding Indonesia, Irjen Pol Arief Rachman.

BACA  Bupati Jeneponto Hadiri Expo Benih Jagung Biotek NK 6172S di Bontoramba

Deni mengatakan, ketika dirinya melaporkan rencana keberangkatan Tim Rescue OVI Lampung menuju Kabupaten Manggarai, NTT, Ketua Umum OVI langsung memberikan dukungan.

Bahkan, dukungan tersebut diwujudkan dengan membuka donasi saat malam kegiatan Jambore Nasional OVI di Tasikmalaya.

Tak hanya itu, Ketua Umum OVI juga memberikan ratusan pasang sepatu untuk warga di lokasi pengungsian yang sulit dijangkau.

“Kami merasa bangga sekaligus terharu terhadap reaksi Ketum OVI. Beliau tidak banyak bicara, tiba-tiba pada saat malam puncak Jambore Nasional di Tasikmalaya, ternyata beliau perintahkan open donasi,” terang Deni.

Hingga kini, sebagian anggota Tim Rescue OVI Lampung masih berada di lokasi bencana untuk melanjutkan kegiatan kemanusiaan bersama warga dan relawan lainnya.

Mereka masih melakukan berbagai pekerjaan yang dibutuhkan masyarakat, terutama karena kondisi di sejumlah wilayah terdampak masih membutuhkan penanganan dan dukungan kemanusiaan.

Bagi Tim Rescue OVI Lampung, perjalanan menuju NTT bukan sekadar perjalanan panjang melintasi berbagai medan, melainkan bagian dari panggilan kemanusiaan untuk hadir dan membantu masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana.

No More Posts Available.

No more pages to load.