DP. Daerah Aceh LSM Noorwangsanegara Mintak Disperindagkop dan UKM Kota Subulussalam Bekerja Profesional Dan Terukur

oleh
oleh

Aceh CN Berkenaan dengan keluhan masyarakat kota Subulussalam sulitnya mendapatkan GAS 3Kg yang merupakan subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah serta lonjakan harga melebihi HET 20.500/tabung,

Sabirin Siahaan Ketua DP. Pengurus Aceh LSMP Noorwangsanegara ingatkan Disperindagkop bekerja Prifesional dan Terukur, Selasa (5/10/2021).Media Cakrawala Nusantara

example banner

Pada dasarnya Disperindagkop tidak memiliki alasan lagi untuk menetralisir kesediaan GAS dan Harga Eceran dikarebakan Pemko Subulussalam sudah memiliki Kepwal tentang itu. Dalam Kepwal Subulussalam.

No.185.45/187/2018 tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) Liquefiet Petroleum GAS Tabung 3 Kilogram Dalam Wilyah Kota Subulussalam dan Keputusan Gubernur Aceh No.541/619/2017.

BACA  Polsek Hinai Bekuk Dua Terduga Pelaku Pencurian Jerjak Besi dan Pintu Rumah

Kita tau dan dapat pula kita fahami untuk menetralisir tetap tersedianya LPG 3Kg dan penerapan HET itu tidak semudah membalikkan telapak tangan,

untuk itu Disperindagkop harus melibatkan pihak-pihak terkait yang berkompeten dalam melakukan pengawasan dilapangan, ujar nya

Ada Kades, Mukim, Satpol PP, dan APH lainnya yang dapat digandeng untuk melakukan pengawasan. Hal ini sudah pernah dilakukan beberapa tahun kebelakang dan hasilnya cukup membantu masyarakat mudah mendapatkan LPG 3Kg dengan harga terjangkau. Ujarnya lagi

BACA  Siswa /Siswi MAN 2 Di lepas Kasek MAN 2 DS Buat Acara Pelepasan Yang Berlangsung di Aula MAN 2

Pada 17/9/2018, Walikota Subulussalam pernah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) tentang Susunan Keanggotaan Tim Pengawasan Liquefiet Petroleum GAS Tabung 3 Kilogram dengan No.188.145/187.3/2018 yang langsung diketuai oleh Kadisperindagkop.

Pada perinsipnya kami dari LSM mengapresiasi gerak Kadisperindag melaksanakan sidak, sidak, dan sidak tatkala mendapat laporan dari semua pihak terkait tupoksi kerja Disperindag, namun sidak saja tidak cukup tanpa tindakan fakta dan nyata yang dirasakan oleh masyarakat dari hasil sidak tersebut.

Seperti sidak di Pasar Tradisional Subulussalam, sidak di Pasar Modern Kota Subulussalam beberapa bulan lalu, sampai saat ini realisasi komitmen Kadisperindag masih mengambang dan dinantikan oleh masyarakat.

BACA  Polsek Tapung Hilir Ungkap Pengedar Shabu, Amankan 11,02 Gram dan Uang Hasil Jual Beli Rp1,398 Juta

Masyarakat sudah jenuh dengan Stetmem, Janji, dan sebutan lain yang semakna. Masyarakat ingin bukti. Untuk itu kami minta Disperindagkop bekerja Profesional dan Terukur demi kemaslahatan masyarakat kota Subulussalam.

Terkait LPG 3Kg, kami dari LSM meminta agar mengaktifkan kembali Sat Gas LPG 3Kg agar pesoalan sulitnya mendapatkan pasokan Gas dan HET terkontol dengan baik. Pungkas Sabirin Siahaan

Penulis: IPONG CN

No More Posts Available.

No more pages to load.