Diduga Pembangunan Jalan Rabat Pekon/Desa Kejadian Jadi Ajang Korupsi Dan Asal Jadi

oleh
oleh

KECAMATAN BELALAU – LAMPUNG BARAT CN – Pembangunan jalan rabat beton Pekon kejadian, tempat nya di sebelah Indomaret kenali kecamatan Belalau Kabupaten Lampung Barat, diduga asal jadi, tak sesuai bestek maupun Rencana Anggaran Biaya Pemerintah Desa (RABPDes).

example banner

Ini terlihat dari kualitas pekerjaan pembangunan jalan rabat beton yang baru beberapa hari selesai dikerjakan terlihat kurang berkualitas.

Salah satu masyarakat yang engan di tuliskan namanya, “mengatakan pada media ini, bahwa pekerjaan rabat beton tersebut pasti akan cepat rusak, padahal jarang di lewati kendaraan.

“Dengan adanya pembangunan seperti itu diduga campuran material pembangunan tidak sesuai dengan takaran cor Rabat Beton yang sudah di RAB kan dalam APBDes Pekon Kejadian, sehingga menimbulkan keretakan pada bagian tengahnya. Dan pekerjaan jalan rabat beton Anggaran Dana Desa , dengan adanya pembangunan Infrastruktur yang di kerjaan jauh dari aturan itu diduga Peratin dan penanggung jawab pekerjaan, selewengkan Anggaran Dana Desa yang dialokasikan untuk pembangunan demi memperkaya diri pribadi.

BACA  Progres Tower Toren dan Pipanisasi TMMD Ke-128 Terus Dikebut, 3 Titik Rampung 100 Persen

“Padahal jalan itu kan jalan produksi petani, Seharusnya jalan itu kokoh dan berkualitas bukan seperti itu, jalan belum dilalui kendaraan saja kondisinya sudah terlihat tidak bermutu, “ungkap warga setempat.

kami sebagai Pendamping Desa dari Pihak Ketiga, yang Tertuangkan di Pasal 26, huruf a. Permendes PDTT No. 18 Tahun 2019 Tentang Pedoman Umum Pendamping Masyarakat Desa, mengharapkan pembangunan infrastruktur di wilayah Pekon kejadian yang di Anggarkan dari Dana Desa harusnya benar-benar dikerjakan sesuai dengan bestek dan RAB. Namun yang kami temukan pembangunan jalan rabat beton di Pekon kejadian Kecamatan Belalau temuan yang kami duga pekerjaannya asal jadi, pasalnya belum dilalui kendaraan saja sudah ada tanda yang retak, “jelasnya.

BACA  Polsek Gebang Ungkap Peredaran Ganja Dalam Operasi Antik Toba 2026, Satu Pelaku Diamankan

Pasalnya selama proses pembangunan jalan rabat beton itu diduga penggunaan campuran matreal Semen, Split dan pasir sangat tidak sesuai dengan takaran yang sudah ditetapkan dalam RAB untuk Pembangunan Jalan Rabat beton, dengan adanya Pembangunan Jalan Rabat Beton di Pekon kejadian yang diduga menyalahi ketentuan sehingga terindikasi ada penyelewengan anggarannya, maka kami dari jurnalistik wilayah Kabupaten Lampung Barat meminta Kepada Dinas Inspektorat maupun instansi terkait melakukan investigasi/kroscek ke lokasi pembangunan jalan rabat beton tersebut.

“Ini agar kami sebagai Sosial Kontrol dan sebagai masyarakat bisa mengetahui pekerjaan yang sebenarnya, bukan pekerjaan yang seperti ini, seperti yang kita ketahui Kekuatan jalan Rabat Beton itu bisa bertahan 2 / 3 Tahun apabila dikerjakan sesuai ketentuan. Apalagi jalan Rabat Beton Anggaran Dana Desa Tahap yang di peruntukan membangun Pekon dan mensejahterakan masyarakat

BACA  Polsek Kampar Kiri Periksa Tanaman Jagung Kelompok Tani Presisi – Kondisi Bagus, Siap Panen Bulan Juni

Bila kita perhatikan pembangunan infrastruktur jalan Rabat Beton yang di Anggarkan Dana Desa Tahun, 2021 di Pekon kejadian kecamatan Belalau Pelaksanaannya diduga asal jadi, dengan adanya pekerjaan yang yang diduga menyalahi spek/bestek dan RAB setiap tahunnya itu, karena kurangnya pengawasan dari Pendamping Lokal Desa (PLD), Pendamping Desa (PD) dan Tim dari kecamatan setempat, Dengan ada nya temuan ini akan berkordinasi dengan pihak inspektorat dan melaporkan secara resmi dengan pihak penegak hukum. ***(Tim)

No More Posts Available.

No more pages to load.