Tindak Lanjut Laporan Orang Tua Murid Terkait SimPel PIP,  Ini Penjelasan Pihak Sekolah

oleh
oleh

Lampung Utara| CN- Sekolah Dasar Negara Ratu Kecamatan Sungkai Utara Kabupaten Lampung Provinsi Lampung mengklarifikasi persoalan buku rekening Simpanan Pelajar SimPel Program Indonesia Pintar PIP.

Dimana, SimPel PIP disebut beberapa wali murid ditahan oleh pihak sekolah.

example banner

Menindaklanjuti persoalan itu, Kepala Sekolah SDN Negara Ratu Hapipah menyampaikan ” tidak ada niat apapun pihak sekolah terkait dengan buku SimPel PIP murid.Bila mereka sudah lulus maka SimPel akan kami berikan, khawatirnya bila kita berikan dengan orang tua murid sering sekali hilang, kalau hilang repot lagi kita nantinya “Kata dia, Selasa (19/1/2020).

BACA  POLRES OGAN KOMERING ULU Search for Home/POLRES OKU POLRES OKU Polres Oku Laksanakan Pengamanan Mediasi Antara PT. AOC Dengan Warga Pemilik Lahan (Exs Naker Pt Mtn) Terkait Ketenaga Kerjaan Dan Komfensasi Photo of admin admin Send an email16 jam ago 21 1 minute read Baturaja- Personel gabungan Polres Oku dan Polsek Baturaja Timur melaksanakan kegiatan Pengamanan terkait kegiatan mediasi antara PT AOC dan perwakilan pemilik lahan (exs Naker PT MTN) di Aula BLK Disnaker Kab. OKU jalan A Yani Km 3,5 Kemelak Bindung Langit Kec. Baturaja Timur Kab. OKU. Kamis (21/05/2026) sekira Pukul. 09.00 Wib. Dalam kegiatan pengamanan tersebut dipimpin oleh Kabag Log Polres Oku Akp Marjuni, S.E., M.Si., selaku Koordinator Regu III Polres Oku, di ikuti oleh Perwira dan Personel gabungan Polres Oku dan Polsek Baturaja Timur. Mediasi ini yang mana sebelumnya sudah dilakukan mediasi sebanyak 3 (tiga) kali yaitu 2 (dua) kali di Polres OKU ( 27 April 2026 dan 10 Maret 2026 ), 1 (satu) kali di offise PT AOC ( Senin 11 Mei 2026 ). Dalam kegiatan Mediasi tersebut, Disnaker Kab. OKU menjadi moderator untuk bersama-sama mencari jalan keluar terkait permasalahan Komfensasi dan masa tunggu. Perwakilan pemilik lahan (exs naker PT MTN) Sdr. Johan, terkait dengan komfensasi permintaan pemilik lahan (exs naker PT MTN) sebesar Rp 1.250.000 (satu juta dua ratus lima puluh ribu rupiah) Masa tunggu 23 Juni 2026. Tanggapan dari PT AOC Komfensasi yang ditawarkan PT AOC sebesar Rp 750.000 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah) Masa tunggu selama 1 (satu) tahun Usai mediasi yang berjalan cukup alot, PT AOC dan warga pemilik lahan (exs naker PT MTN) sepakat mengenai komfensasi dan masa tunggu dengan komfensasi sebesar Rp 800.000,- (delapan ratus ribu rupiah) per orang per bulan, Masa tunggu sampai bulan Desember 2026 dan Pembayaran komfensasi dari bulan April s/d Desember 2026. Dengan telah disapakati terkait komfensasi dan masa tunggu antara PT AOC dan warga pemilik lahan (exs naker PT MTN), warga menerima hasil kesepakatan tersebut. Hadir dalam kegiatan mediasi tersebut Sdr. UGI SISMARENDRA ( Direktur Oprasional PT AOC), Sdr. Drs. AHMAD FIRDAUS MSi ( Kepala Dinas Tenaga Kerja Kab. OKU), Sdr. M ADITYA ( KTT PT AOC), AKP BUDIONO (Kasat Intelkam Polres OKU, Sdr. RICHY SEFRANSYAH, SE.MM.A.Kp (Camat Pengandonan), AKP HARYANTO S.I.P (Kapolsek Pengandonan), KAPTEN AGUS SETIAWAN (Kodim 0403), Sdr. JIRUL AMILI S.E, MM (kades gunung kuripan), Perwakilan Pemilik Lahan (exs Naker PT MTN)

Yang kedua SimPel yang lain sedang di proses oleh pihak sekolah dikarenakan dalam waktu dekat akan mendapatkan bantuan kembali ” dan apabila sudah tersalurkan maka kami dari pihak sekolah akan menyerahkannya kembali kepada wali murid, maka kami minta wali murid bersabar dan jangan ada kesalah pahaman ” bebernya.

BACA  Penutupan TMMD ke-128 di Selayar, Pangdam Tegaskan Program Wujud Nyata Kemanunggalan TNI dan Rakyat

Saya selaku penanggung jawab di SDN Negara Ratu, lanjut Kepsek ” Dana PIP kami sangat konsisten ” tambahnya.

Hapipah menambahkan, sistem penanganan bantuan untuk siswa yang dikucurkan oleh pemerintah kami kelola dengan sangat teliti dan hati hati.

BACA  Wakapolres Bantaeng Buka Sosialisasi Biro Korwas PPNS, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Antar-Instansi

” Dimana saat ini sering terjadi penyalahgunaan dalam penyaluran, dan sering terjadi ada pemotongan bantuan dan kami tidak mau hal itu terjadi di sekolah kami.”Tukasnya.(Derry)

No More Posts Available.

No more pages to load.