Masyarakat Kuala Baru Harap Pemerintah Setempat Rampungkan Jembatan Penghubung

oleh
oleh

Aceh Singkil| CN- Kondisi masyarakat Kecamatan Kuala Baru yang setiap hari menyusuri sungai menuju singkil baik urusan kantor maupun pekan di hari senin dan kamis terasa capek dan melelahkan ungkap Jainun kepada awak media Jum.at (18/3) di kuala baru.

 

example banner

Jainun menjelaskan, sejauh 30 menit  yang harus kami susuri setiap hari, tidak mengenal lelah sebab urusan masyarakat sangat banyak dan penting sekali jalan menaiki robin kami bayar ongkos 10 ribu rupiah sekali jalan pulang pergi 20 ribu rupiah belum lagi jika terlambat ketinggalan robin di sore hari

BACA  Gunakan Teknik Undecover, Satresnarkoba Amankan 2 Orang Pria Bersama Barang Buktinya.

” kami masyarakat menyusuri sungai menggunakan robin terbuat dari kayu kondisi kami seperti ini sudah lama berlangsung dan sudah terbiasa bagi kami apa yang di rasakan masyarakat lain akses jalan melalui darat menuju kampungnya sudah terbabangun layaknya masyarakat yang sejahtera dan makmur ” ungkapnya.

BACA  Kepsek Sebut Ikuti Aturan Lama, Pengutipan SPP terhadap Siswa PKH di SMK Negeri 1 Raya Disorot.

” Harapan kami segenap masyarakat kepada pemerintah secepatnya merampungkan jembatan penghubung kilangan menuju kuala baru dan Kabupaten Aceh Selatan agar masyarakat menikmati roda perekonomian lebih maju sehingga hasil pertanian masyarakat dibawa dari darat sebab kuala baru salah satu penghasil ikan terbanyak di aceh singkil juga terkenal dengan penghasil Belacan yang sudah di akui penikmatnya di desa kayu menang kecamatan kuala baru jika cita cita masyarakat terwujud maka sejahteralah penghuninya “jelasnya

BACA  Kepala KUA Salapian dampingi Baznas Langkat tinjau dan beri Bantuan korban Kebakaran di Desa Pancor Warno 

(Yudi Sagala)

No More Posts Available.

No more pages to load.