Gedung Wakil Rakyat Diragukan Terbuka Untuk Rakyat

oleh
oleh

Banyuasin| CN- Terbatasnya akses masuk ke ruangan pejabat di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuasin jadi pertanyaan beberapa pihak.

Pasalnya, pintu masuk ke beberapa ruangan pejabat di seketariat DPRD Banyuasin sudah di pasang fingerprint (Sidik jari) sehinga orang-orang tertentu saja yang dapat masuk ke ruangan tersebut, Selasa(24/03/21).

example banner

 

Hal ini juga dialami salah satu warga yang terhalang pintu ketika ingin memasuki gedung dewan. Bahkan Satpol-PP yang berada di dekat pintu hanya diam seakan tak perduli.

BACA  Kapolsek Lubuk Raja Bersama Personel Ikuti Talk Show di Radio Sukses Baturaja, Bahas Karhutlah dan Kamtibmas

 

 

Indo sapri ketua ormas Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Banyuasin sangat menyayangkan hal tersebut, menurut Indo gedung DPRD merupakan gedung Rakyat.

“Semestinya tidak perlu di pasang Fingerprint, toh inikan gedung Wakil Rakyat artinya ini gedung Rakyat. Kalau dibatasi seperti ini bagaimana rakyat mau mengadu dengan wakilnya yang duduk di Dewan.”Kata pria yang akrab di sapa Sapri ini.

BACA  Kode Etik Jurnalistik: Menjaga Kemerdekaan Pers, Menegakkan Integritas

Masi kata sapri, “Kalau memang pihak Seketariat Dewan ingin membatasi akses masuk keruangan tertentu, cukup dengan menempatkan penjagaan oleh angota satpol PP di depan pintu masuk”ungkapnya.

Terpisah, ketua Aliansi Masarakat Untuk Institusi (Amunisi) Banyuasin Efriadi Ependi menjelaskan bahwa gedung DPRD adalah gedung rakyat, jangan sampai dibuat terkota-kotak.

BACA  Serapan Anggaran 49,47 Persen, Walikota Minta OPD Bergerak Cepat

“Gedung DPRD juga gedung rakyat semesti nya gedung DPRD terbuka lebar untuk rakyat. kalau dibuat seperti ini artinya rakyat sudah mulai di kotak-kotak kan “cetusnya geram.

Sementara itu, pihak Seketariat Dewan Banyuasin melalui Kasubag Humas Candra saat dikonfirmasi lewat WhatsApp hinga berita ini diterbitkan belum memberikan tanggapan.(Pahrul)

No More Posts Available.

No more pages to load.