DITRESNARKOBA POLDA SUMSEL BLENDER BARANG BUKTI SABU SEBESAR 773,226 GRAM

oleh

PALEMBANG CN Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumsel blender barang bukti sabu sebesar 773,226 gram yang berhasil diamankan dari sembilan tersangka dalam kasus narkoba di wilayah Sumsel.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi melalui Kasubbid Penmas, Kompol Erlangga SE MH mengatakan, bahwa barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil ungkap selama bulan November dan Desember.

example banner

“Dari data yang kita terima ada sekitar tujuh laporan polisi dengan sembilan tersangka yang diamankan atas kepemilikan barang haram tersebut,” ujarnya usai memblender sabu di ruang Ditresnarkoba Polda Sumsel, Kamis (9/12).

BACA  Antrian Panjang di SPBU Nomor 16.287.090 Teluk Lecah Kembali Terjadi, Warga Desa Terpaksa Tempuh Puluhan Kilometer Demi Pertalite

Sebelum dimusnahkan sabu ini dilakukan pemeriksaan kandungan amphetamin yang terkandung dalam sabu setelah dipastikan mengandung amphetamin barang haram ini lalu dimusnahkan dengan cara diblender dicampur dengan cairan deterjen.

BACA  Aksi Nyata Babinsa Nglawak, Serka Harianto Ikut Mengaduk Semen Demi Wujudkan Rumah Layak Huni Warga

Dirinya menjelaskan, bahwa pemusnahan barang bukti ini sesuai dengan perintah undang-undang setelah 14 hari penangkapan barang bukti narkoba yang disita harus segera dimusnahkan. Hal ini untuk menghindari penyalahgunaan barang bukti dari oknum yang tidak bertanggung jawab.

Kompol Erlangga berharap dari pemusnahan ini bisa menekan peredaran narkoba di wilayah Sumsel. “Sesuai dengan harapan Bapak Kapolda Sumsel yang terus dan ingin memerangi narkoba dan berjihad melawan narkoba, sehingga kita pastikan tidak berhenti sampai disini saja akan terus melakukan pengungkapan kasus narkoba hingga ke akarnya,” jelasnya.

BACA  Pascabanjir Aceh Timur, Ketika Berbagai Masalah Mencuat dan Menggerus Kepercayaan Publik  

Dengan barang bukti yang dimusnahkan, lanjut dia mengatakan, pihaknya mampu menyelamatkan ratusan generasi muda. “Pemusnahan hingga pengungkapan kasus ini demi untuk melindungi generasi muda dari jeratan barang haram,” tutupnya.(Anes CN)

No More Posts Available.

No more pages to load.