BPKAD Propinsi Sumut Gelar Refleksi Akhir Tahun 2021

oleh

MEDAN Sumatera Utara CN BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah) Provinsi Sumatera Utara Menggelar acara Refleksi Akhir Tahun 2021 yang terlaksana di Ballroom Bank Sumut lt 10 Jl Iman Bonjol Medan, Selasa (28/12/2021).

Sebagai Narasumber yang hadir dalam acara tersebut yaitu Ketua PWI Provinsi Sumatera Utara H. Farianda Putra Sinik, Kepala BPKAD Provinsi Sumatera Utara Dr. Drs. M. Ismael P. Sinaga, MSi, Dosen Pasca Sarjana UNIMED Dr. M. Fitri Rahmadana, SE, M.Si Dan DR. H. M. Joharis Lubis, MM, MPd.

BACA  Sertijab Pimpinan IPK Sub Ranting lll Kelurahan Mabar Hilir, Dipimpin Ketua Terpilih Abangnda Robi,Periode 2025-2030 Berjalan Dengan Sukses
example banner

Mengawali kata sambutan dalam acara tersebut, Pj Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara H. Afifi Lubis, SH. Memberi apresiasi kepada Beberapa ASN BPKAD yang telah memberi layanan publik berbasis digital.

acara yang bertemakan “Refleksi Akhir Tahun” ini diharapkan agar keterbukaan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (PEMPROVSU) memudahkan pelayanan publik di Medan Sumatera Utara.

BACA  Penggeledahan Rutin Kamar Hunian, Lapas Kelas IIA Bengkalis Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtib

Dalam Kesempatan ini Ketua PWI H. Farianda Putra Sinik menyampaikan apresiasi kepada BKAD yang berani menggelar refleksi akhir tahun 2021.

Karena hal itu merupakan keterbukaan informasi. “Kami berharap pejabat harus terbuka informasi. Apalagi soal  APBD, yang dikelola itu uang rakyat, maka rakyat harus tahu,” tandas Farianda Putra Sinik .

Farianda berharap, kegiatan yang sama dapat diadopsi daerah Kabupaten/Kota lain serta OPD yang sama.

Begitu juga dengan penggunaan digitalisasi soal keuangan. Karena menurut Farianda, penggunaan  digitalisasi akan mampu mendongkrak memaksimalkan perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

BACA  PJ Kepala Desa Titi Akar dan Ketua TP PKK Kunjungi Posyandu Harapan Ibu, Berikan Motivasi bagi Orang Tua Balita

Selain itu, Farianda juga menyoroti terkait pengerjaan proyek di Sumut dimana setiap pengerjaan itu dikerjakan diatas bulan Juni setiap tahunnya.

Hal itu menurut Farianda dapat mengurangi kualitas karena dikerjakan buru buru dan musim hujan. “Tentu hasilnya dikuatirkan kurang maksimal dan tidak tepat sasaran,” ujarnya.

Sumber. Humas Propinsi Sumatera Utara .

( Red / Darmayani )

No More Posts Available.

No more pages to load.