Cegah Peredaran HP Ilegal, Lapas Banyuasin Terapkan Scan QR Code/Barcode ke HP Pegawai*

oleh
oleh

Redaksi cakrawala Nusantara.id

Banyuasin, CN //Dalam rangka peningkatan keamanan dan pencegahan peredaran Handphone (HP) secara ilegal ke lingkungan Lapas, seluruh Handphone pegawai Lapas Kelas IIA Banyuasin diberikan stiker QR code yang berisi data kepemilikan Handphone pegawai.

example banner

Banyuasin kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan (17/05/2023)

Melalui aplikasi bernama Pengontrolan Hangphone pegawai (PHP), Lapas Kelas IIA Banyuasin telah menjalankan program ini di lingkungan Lapas kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan sebagai langkah deteksi dini pencegahan beredarnya Handphone secara ilegal ke dalam blok hunian.

BACA  SMA UNGGUL BINA KASIH NUSANTARA - SEKOLAH BERASRAMA UNGGULAN DI KOTA MEDAN

Setiap Handphone pegawai akan di data melalui aplikasi PHP yang kemudian akan diconvert dalam bentuk QR Code/Barcode, lalu QR Code/Barcode tersebut dibuat dalam bentuk stiker dan ditempelkan ke Handphone pegawai. Stiker tersebut menjadi legalitas pegawai agar dapat membawa Handphone masuk ke dalam lingkungan Lapas.

Data yang tertera dalam QR Code/Barcode tersebut di antaranya Nama pemilik HP, NIP, Tipe HP, Foto HP dan pernyataan bahwa HP tersebut benar-benar milik pegawai yang bersangkutan di tanda tangani Kepala Lapas.

BACA  Pemkab Karo Buka Business Matching and Community Market Linkage Expo 2026

Dengan dijalankannya inovasi keamanan ini, setiap pegawai yang tidak memiliki stiker QR Code/Barcode tidak diperbolehkan masuk ke dalam lingkungan Lapas dan dititipkan ke loker khusus pegawai yang berada di P2U.

Mekanisme Pengontrolan HP Pegawai ini yakni, petugas P2U melakukan scan QR Code/Barcode ke HP pegawai menggunakan aplikasi QR Code Scanner, lalu secara otomatis akan diarahkan ke halaman data HP dari pegawai tersebut. Di sana petugas P2U dapat melihat bahwa HP yang dibawa benar-benar milik pegawai yang bersangkutan.

BACA  ‎DPP FTI - K.SPSI 1973 Dikukuhkan Di Langkat, Bambang Tegaskan Tak Ada Dualisme

Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin Ronaldo Devinci Talesa mengatakan, penerapan sistem PHP ini diterapkan guna menghindari peredaran HP secara ilegal ke dalam Lapas, selain itu juga untuk menggaungkan semangat berantas HALINAR (HP, Pungli Narkoba) di dalam Lapas.

“Sistem PHP ini kami jalankan untuk sebagai salah satu langkah manajemen resiko dalam hal peredaran Handphone di dalam Lapas, sehingga dapat mencegah pegawai menyelundupkan HP ke dalam Lapas,” ungkapnya.

Editor; Pahrul

No More Posts Available.

No more pages to load.