Pemko Padangsidimpuan Laksanakan Kegiatan Penyusunan RDTR Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara

oleh

Padangsidimpuan Cakrawala Nusantara.id Pemko Padangsidimpuan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), laksanakan rapat penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), kawasan perkotaan Padangsidimpuan Tenggara di aula rapat Dinas PUTR, Senin (17/7).

Kegiatan rapat tersebut dihadiri oleh Asisten Administrasi Umum, Iswan Nagabe Lubis S.Sos MM, Kakan BPN perwakilan Padangsidimpuan, Daniel Sepdiares Sagala S.SiT SH
Sejumlah pimpinan OPD, serta dari Pemerntahan Kec. Padangsidimpuan Tenggara.

example banner

Kepala Dinas PUPR, Ahmad Juni ST, mengatakan bahwa tujuan dilaksanakannya rapat tersebut adalah dalam rangka menyusun RDTR, agar tersedia dokumen legal sebagai pedoman peraturan dan pengendalian pemanfaatan ruang kawasan perkotaan serta acuan perizinan sesuai arah dan kebijakan RTRW Kota Padangsidimpuan.

BACA  Maling Lembu Dibekuk, Dua Ternak Raib Berhasil Ditemukan

RDTR merupakan dasar acuan diterbitkannya dokumen perizinan terkait bangunan, tampa adanya RDTR maka dokumen perizinan tidak dapat diterbitkan, jika sebelumnya untuk mendirikan bangunan diperlukan Izin Mendirikan Bangunan (IMB), kini telah berganti menjadi PBG (Persetujuan Bangunan Gedung).

Selanjutnya Wali Kota yang diwakili Asisten I administrasi umum, pada kesempatan tersebut mengingatkan agar mempelajari kembali terkait aturan yang berlaku untuk program yang akan dilaksanakan nantinya.

BACA  Polsek Kampar Kiri Periksa Tanaman Jagung Kelompok Tani Presisi – Kondisi Bagus, Siap Panen Bulan Juni

“Masih banyak yang harus kita persiapkan dan kerjakan terkait RDTR wilayah perkotaan di kecamatan Padangsidimpuan Tenggara” kata Asisten.

Kepala Kantor Perwakilan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Padangsidimpuan, pada kesempatan tersebut meminta peran aktif pemerintah daerah mulai satuan terkecil RT/RW dan lingkungan dalam penyusunan RDTR perkotaan di kecamatan Padangsidimpuan Tenggara.

“Saya meminta masukkan dari stakeholder nantinya” tambahnya.

Kemudian rapat dilanjutkan dengan pemaparan dari konsultan penyedia jasa terkait dengan issu strategis, rencana pembangunan, penjabaran tujuan penataan, hirarki sistem pusat pelayanan serta rencana pola ruang kawasan perencanaan.

BACA  Sambang Personel Polres Inhu, Jagung Pipil Untuk Ketahanan Pangan Nasional

Diakhir rapat dilaksanakan diskusi antara peserta dengan pihak konsultan penyedia termasuk saran dan pendapat yang ingin disampaikan oleh peserta.

Terdapat beberapa saran dan masukan dari peserta diantaranya perlu memperhatikan subtansi rencana pola ruang dan struktur ruang, rencana sistem mitigasi bencana, pelestarian lingkungan dan cagar budaya, perbaikan infrastruktur dan jalur penghubung serta perlunya menyesuaikan upaya pembuatan garis batas untuk membentuk dan menandai sebuah objek atau wilayah tertentu (delineasi) wilayah perencanaan dengan peta bidang tanah. (Hs nst).

No More Posts Available.

No more pages to load.