Empat Lawang, Sumsel – Camat Pasemah Air Keruh , melepas bibit ikan air tawar Nila Monesex sebanyak 5.000 Dan Ikan Mas 1.000 ditebat gimbe, bibit sebagai bagian dari program satu pemberdayaan yang sudah dilaksanakan Desa Padang Bindu, Kecamatan Pasemah Air Keruh, Kabupaten Empat Lawang, Kamis (25/01/2024).
“Ini merupakan program yang diberikan pemerintah pusat melalui pemerintah daerah yang merupakan program nasional yang diperuntukan untuk desa. Dan demi kelestarian daripada ikan di tebat rimbe ini maka pemerintah desa akan membuat peraturan desa (Perdes) bekerja sama dengan BPD tentang tata kelola Ikan ditempat Rimbe ini. Jadi sampai pada saat ikan ini dipanen tidak dibenarkan ataupun dilarang siapa saja untuk mengambil ikan disini baik memancing, menjaring atau mengunakan alat dilarang apabila itu terjadi maka akan dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan desa yang akan berlaku. Dan Perdes sudah dilaporkan kepada pihak Kecamatan pasemah Air keruh , Kapolsek Paiker dan Koramil ” jelas camat dalam sambutannya.
Kegiatan penaburan/pelepasan bibit ikan air tawar jenis Nila dan mas yang dilaksanakan di Desa Padang Bindu ini dihadiri juga staf kecamatan, Koramil,Kapolsek atau anggota , BPD serta para kepala desa padang bindu.
Mudah-mudahan ikan yang dilepas ini bisa meningkatkan perekonomian masyarakat desa,” ujar camat.
Ditambahkan Camat, budidaya yang sudah dilaksanakan di Desa Padang Bindu ini perlu menjadi contoh bagi desa lainnya, karena bila dilihat sangat berpotensi untuk pengembangan ekonomi masyarakat sekitar. Mudah-mudahan ini akan berhasil dan bibit yang sudah ditabur tidak ada yang mati.
Sementara, Kades Padang Bindu Adiansyah, menjelaskan budidaya ikan air tawar jenis Nila dan Mas Monesex ini sudah kami buatkan perdesnya dan sudah kami laporkan kepihak yang berwenang . Kita optimis pengembangan ini akan berhasil, dan semoga bisa menaikkan taraf dan perekonomian masyarakat ” ucap kades.Harapan Kades Adiansyah, budi daya ikan air tawar jenis Nila dan Mas ini semoga dapat menunjang sektor pembangunan yang ada di Desa Padang Bindu.” Tutupnya.
Editor : SANDRI,SE.













