Indramayu, Cakrawalanusantara.id – Seperti biasa tiap jelang Puasa harga kebutuhan bahan pokok meningkat.
Untuk itu Pemkab Indramayu ambil langkah bekerjasama dengan pemerintah pusat menggelar rakor secara daring pada senin 26/2/2024 .
Rakor pengendalian inflasi secara daring yang digelar kementrian dalam negeri(Kemendagri) dipimpin langsung oleh Inspektur Jendral (Irjen) Kemendagri RI Tomsi Tohir yang juga di ikuti oleh Pemkab Indramayu yang di wakili oleh kabag perekonomian setda Indramayu Iing Koswara, perangkat daerah terkait serta satgas pangan polres Indramayu yang tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Indramayu bertempat di Indramayu Comand Centre (ICC).
Tomsi Tohir menyampaikan rakor pengendalian inflasi ini rutin dilaksanakan sebagai bentuk analisis dan evaluasi terkait perkembangan evaluasi daerah.
Dengan rakor ini akan diketahui daerah mana yang masih mengalami inflasi yang tinggi terlebih menjelang Ramadhan.
Pada rakor hari ini kita berharap data terahir dari ibu deputi statistik Puji Ismartini bisa memberikan pencerahan dan menghasilkan kesimpulan dalam menjelang Ramadhan ini.
Dalam kesempatan itu Tomsi juga berpesan kepada pemkab agar secara rutin selalu memantau perkembangan harga pasar.
Menurut Puji dalam sambutanya mengatakan perkembangan tinjauan inflasi dan indek beberapa komoditi di minggu terahir februari 2024 yang masih mengalami kenaikan diantaranya beras dimana pada awal januari 2024 secara year in year berada pada angka 15,65 %.
Selain beras yang mengalami kenaikan adalah minyak goreng,cabe setan,telur dan daging ayam serta gula pasir.
Pemkab Indramayu mengambil langkah kongkrit yaitu dengan melaksakan gerakan pangan murah yang di laksanakan disetiap kecamatan secara bergantian bekerjasama dengan Bulog Indramayu sesuai arahan bupati Nina.
Diharapkan dengan adanya gerakan pangan murah yang merupakan salah satu program bupati Nina bisa menstabilkan harga pasar dan bisa menekan inflasi demi terwujudnya Indramayu bermartabat. Nana. S
Jelang Puasa Kenaikan Harga Bahan Pokok Pangan Terus Melonjak












