M.Dong”Kepala Desa Pematang Rahim Adakan Rapat Terkait Maraknya Pencurian Kelapa Sawit di Wilayah Desa Pematang Rahim

oleh

Tanjung Jabung Timur CN Harga Kelapa Sawit Melambung,Petani atau Pemilikm Perkebunan Kelapa Sawit Mulai Resah Akibat Sering Terjadinya Pencurian Tandan buah Segar(TBS)Atau Buah Kelapa Sawit Yang Saat ini Telahe Mencapai Harga 2300/kg.

Dan akibatnya Pemilik Kebun Kelapa Sawit Mengalami Kerugian,Yang Terjadi di Desa Pematang Rahim Kecamatan Mendahara ulu Kabupaten Tanjung Jabung Timur Karena Mendapat Laporan Atau Penyampaian Ke Pihak Pemerintah Desa Tentang Maraknya Pencurian tersebut Kepala Desa Pematang Rahim M.Dong.Adakan Pertemuan atau Rapat Bersama Beberapa Pemilik Perkebunan Kelapa Sawit Dan Tokoh masyarakat Selasa 27 Februari 2024 Di Aula Gedung Kantor Desa.

BACA  Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Pasar Murah Semarakkan Penutupan TMMD Ke-128 Kodim 1415/Selayar
example banner

Rapat atau Pertemuan Tersebut Dihadiri Oleh Para RT,Kadus,BKTM,dan Camat Mendahara Ulu Ediyanto spd.,Karang Taruna dan Tokoh Masyarakat,Tokoh Agama dan Lainnya.

Pertemuan Di buka Oleh Kepala Desa Dengan Sesi Dialog Tanya jawab,dan Setelah Tanya Jawab Akhirnya Diadakan Kesepakatan Dengan Poin-Poin:1.untuk Mengaktifkan Kembali Pos Kamling 2. Perusahaan Pemilik Perkebunan Kelapa Sawit Bersedia Membuka Lapangan Pekerjaan Bagi warga Desa Pematang Rahim.3.Bagi Para Pelaku Pencuri Buah Kelapa Sawit ataupun Lainnya Di Tindak Tegas Sesuai dengan aturan yang berlaku.4.Agar Mengantisipasi Penjualan atau Pembelian buah kelapa Sawit ilegal.

BACA  Satlantas Polres Langkat Intensifkan Razia Opsen PKB dan BBNKB, Wujud Nyata Polri Tingkatkan Ketertiban Berlalu Lintas

Di Akhir Kata M.Dong Kepala Desa Pematang Rahim Sampaikan apabila Kesepakatan Yang Telah dibuat dan dilnggar,Maka Bagi si Pelaku harus Bersedia Menerima Hukuman Sesuai Peraturan yang Berlaku guna ditindak agar Dapat Memberikan Contoh kepada yang lain’ namun Dari Bebapa Poin Yang Telah di tuangkan Telah Di Laksanakan “paparnya”.Edi.H.Sembiring.

BACA  Diduga Tertutup Soal Dana BOS, Kepala SMP Negeri 1 Gunung Maligas Disorot: Gerbang Terkunci, Wartawan Sulit Konfirmasi.

No More Posts Available.

No more pages to load.