Pencurian tanaman palawija petani GULTA TANI PERSADA Binjai disinyalir kuat untuk membeli narkoba

oleh

CN – BINJAI

Pengerusakan serta pencurian tanaman palawija kelompok tani Gulta Tani Persada Binjai seluas kurang lebih tujuh Rante tanaman ubi jalar dirusak serta dicuri.

example banner

 

Menurut informasi yang didapat awak media ini kepada salah satu petani, pengerusakan serta pencurian dilakukan oleh oknum preman bayaran yang mengatasnamakan kelompok tani,

BACA  Sertijab Pimpinan IPK Sub Ranting lll Kelurahan Mabar Hilir, Dipimpin Ketua Terpilih Abangnda Robi,Periode 2025-2030 Berjalan Dengan Sukses

“Sudah hampir dua tahun dikampung kami ini selalu perang dengan kelompok preman bayaran yang mengatasnamakan kelompok tani,

Hari ini kurang lebih tujuh Rante tanaman ubi jalar dirusak dan dicuri yang kemudian dijual untuk dapat membeli narkoba,

BACA  Pemdes Titi Akar Salurkan BLT-DD Tahap Kedua April–Juni 2026 kepada 5 KPM

akibat kurang nya perhatian oleh aparat penegak hukum(APH) para pelaku pengerusakan dan pencurian merasa kebal hukum,”ucap salah seorang petani yang namanya tidak mau disebutkan.

 

Ditempat terpisah,

Pinta Ulina selaku ketua koperasi pemasaran Gulta Tani Persada Binjai mengatakan,

BACA  Kapolres Pidie Pimpin Sertijab dan Lepas Sambut Pejabat Utama serta Kapolsek Jajaran

“Perbuatan keji yang dilakukan oleh preman bayaran yang mengatasnamakan kelompok tani ini sudah seperti bukan manusia lagi,bentuk badan manusia namun sifat seperti hewan.

Tanaman dirusak dan hasil tani dijual demi agar dapat membeli narkoba,” cetusnya.(RS)

No More Posts Available.

No more pages to load.