Ternyata Segini Jumlah Induk Pinjaman yang Belum Dibayar Hingga Oknum Dewan ini Labrak Wartawan

oleh

Bengkulu Utara, CN (25/04/24) – Penyebab Polemik Anggaran di Sekretariat DPRD Bengkulu Utara kian jelas terungkap

Hal ini diketahui jelas dari pengakuan Oknum Dewan Bengkulu Utara yang labrak Wartawan disaat Proses Perdamaian yang di inisiasi oleh beberapa Anggota DPRD Bengkulu Utara di ruangan Waka 2 DPRD Bengkulu Utara pada jelang maghrib, 23 April 2024.

example banner

Salah seorang Anggota DPRD Bengkulu Utara saat dikonfirmasi media ini mengatakan, “Persoalan Dewan Labrak Wartawan itu sudah selesai dindo.”

BACA  Polsek Tigapanah Gerak Cepat Tangani Kebakaran Gudang di Situnggaling

“Barusan tadi kami selesaikan secara kekeluargaan di ruang waka 2,” ucap Anggota DPRD Bengkulu Utara yang enggan disebutkan namanya tersebut melalui sambungan telepon percakapan aplikasi whatsapp.

“Tadi Beni Bumansyah sudah mengaku salah dan dia mengaku kalau dia kesal dengan pemberitaan salah satu media yang ada menyudutkan nama yang mencirikan dirinya dengan sebutan BANK OM BEN,” ujarnya.

BACA  Bupati Karo Jajaki Investasi Singapura, Dorong Hilirisasi Pertanian dan Teknologi CAS untuk Tingkatkan Daya Saing Produk Hortikultura

Lebih lanjut anggota DPRD Bengkulu Utara yang enggan disebutkan namanya mengatakan, “tadi Bayu Setiawan (wartawan yang dilabrak-red) sempat menanyakan ke Beni Bumansyah Soal kebenaran Isue tentang Pinjaman Berbunga.”

“Dan disaat itu Beni Bumansyah ada menyatakan, Jangankan Bungo Pinjaman, Induk nyo bae dak balik,” jelasnya sembari menirukan ucapan yang dilontarkan oleh Beni Bumansyah pada saat tersebut.

Saat Awak Media ini menanyakan berapa jumlah induk pinjaman yang ditanamkan Beni Bumansyah pada sekretariat DPRD Bengkulu Utara, Anggota DPRD Bengkulu Utara yang enggan disebutkan namanya tersebut mengatakan dengan singkat, “tinggal bersisa 140 juta lagi”

BACA  Patroli Dini Hari Polres Karo, Cegah Gangguan Kamtibmas

Disaat ditanyakan Berapa Jumlah yang sudah dibayarkan oleh oknum sekretariat, Anggota DPRD Bengkulu Utara yang enggan disebutkan namanya ini mengatakan, “Saya tidak begitu jelas pastinya berapa.”

“Tapi yang pasti di angka kisaran setengah miliar lebih,” pungkasnya. (Ruskan Fanani-CNTV)

No More Posts Available.

No more pages to load.