Sungguh biadap!! Tanaman ubi rambat seluas empat rante hancur dirusak

oleh

CN – BINJAI

Tanaman ubi rambat seluas empat Rante yang berada di jalan gunung loser pasar enam tanjung manggusta kelurahan tanah merah kecamatan Binjai selatan lahan milik pribadi bebas Sitepu hancur dirusak diduga kuat menggunakan parang panjang dengan cara tanaman di babat,

BACA  PENYIDIK KEJATI SUMUT GELEDAH KANTOR SATUAN KERJA PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN SUMATERA II TERKAIT DUGAAN KORUPSI PEMBANGUNAN RUMAH SUSUN TA.2023/2024 DENGAN TOTAL ANGGARAN MENCAPAI 64 MILIAR.
example banner

Jum’at(03/05/2024)

 

Kejadian diketahui bebas Sitepu(pemilik) sekitar pukul tujuh pagi ketika hendak pergi berladang,

 

“Sekitar empat Rante tanaman ubi rambat hancur di babat,

kuat dugaan saya menggunakan parang panjang(klewang).

Saya akan membuat laporan kepolres Binjai dan meminta bapak kapolres untuk segera menangkap para pelaku,

BACA  Polres Nagan Raya Gelar Rekontruksi Pembunuhan Di TKP Kejadian Desa Alue Bata

kerugian yang saya alami puluhan juta rupiah,”ungkapnya

 

Andre Sidabutar, SH selaku kuasa hukum mengatakan

“Sangat miris nasib para petani khususnya petani GULTA TANI PERSADA BINJAI dimana para petani selalu mendapatkan intimidasi,ancaman serta teror ketika sedang bercocok tanam,

BACA  Kunjungan Kerja Wakil Walikota Palangkaraya Pererat Silaturahmi dan Promosi Wisata Tanah Karo

Lahan pribadi milik klien saya Bebas Sitepu seluas empat rantai ditanami ubi rambat hancur dirusak oleh orang tak dikenal,saya meminta kepada bapak kapolres Binjai agar memberikan atensinya untuk segera menangkap pelaku pengerusakan,”ucapnya(RS)

No More Posts Available.

No more pages to load.