CN – BINJAI
Proyek “siluman” dikota Binjai diduga kuat tidak sesuai bastek.
pasalnya proyek tersebut tidak memakai plank anggaran sehingga tidak diketahui berapa nilai dan pekerjaan yang memakai uang rakyat.
Hal ini terlihat jelas dari pantauan awak media dilapangan jum’at 21/06/2024.
Proyek drainase tersebut dikerjakan oleh vendor berinisial Y yang mana dekat sekali dengan Walikota Binjai sehingga pengerjaannya diduga asal jadi. Ketika awak media melakukan investigasi langsung kelapangan terlihat jelas roboh dinding yang terbuat dari batu bata yang mana diduga kuat akibat dari perbandingan semen dan pasir tidak sesuai dan juga pemasangannya hanya menempel pada bangunan lama yang telah rapuh. Seketika itu juga awak media langsung menemui kadis Pekerjaan Umum ( PU ) untuk konfirmasi terkait pekerjaan proyek yang diduga tidak sesuai RAB sehingga robohnya bangunan drainase tersebut. Alangkah disayangkan awak media tidak menemui sang kadis dikantornya di jalan MT HARYONO kecamatan Binjai utara.
Masyarakat berharap kepada aparat penegak hukum dalam hal ini pihak Kejaksaan Negeri Binjai agar dapat melakukan pengawasan secara melekat dan melakukan suatu tindakan tegas terhadap pihak rekanan yang melaksanakan pekerjaan tersebut.
ketua DPD partai Demokrat kota Binjai H.Sawitma,SH.MH mengatakan,
” Dalam hal ini pihak rekanan CV Karunia Rezeky harus bertanggung jawab atas apa yang menjadi masalah dalam pekerjaan tersebut,”ungkapnya
Masyarakat juga meminta kepada ketua DPRD kota Binjai H. NOOR SRI SYAH ALAM PUTRA ST dapat melakukan pemanggilan terhadap Kadis PUPR serta Vendor atas pekerjaan proyek tersebut pada Rapat Dengar Pendapat ( RDP ).(TIM)










