Komitmen Penyelesaian Honorer  Pemkab Aceh Singkil Usulkan Optimalisasi 

oleh

Aceh Singkil.CN Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tahun 2024 tahap I telah selesai dilaksanakan Pemkab Aceh Singkil Kepala BKPSDM Aceh Singkil Ali Hasmi sewaktu ditanya awak media mengatakan bahwa saat ini Seleksi Verval berkas Penerimaan pppk Tahap II sudah dimulai sejak 21 Januari 2025 “benar kami sedang melakukan verifikasi”

 

example banner

Ali Hasmi mengatakan bahwa terhadap calon pppk kategori R3 hal ini menghadirkan peluang baru karena Bupati Aceh Singkil melalui suratnya Nomor 800/22/I/2025 tanggal 13 Januari telah meminta BKN dan Kemenpan RB untuk dapat dilakukan optimalisasi. Bahkan Pj Bupati Aceh Singkil Drs Azmi, MAP memerintahkan langsung kepala bkpsdm untuk berkoordinasi dan konsultasi ke BKN dan Ke Menpan RB di Jakarta

Benar kami telah menyampaikan surat tersebut dan berkonsultasi langsung dengan pejabat pimpinan tinggi pratama bkn Pak Ridwan selaku kepala pusat pengadaan ASN, kata Ali Hasmi

BACA  Cegah Geng Motor hingga Begal, Polres Langkat Gelar KRYD Dini Hari, Sejumlah Titik Strategis Disisir

 

Kepala bkpsdm menyampaikan bahwa di Aceh Singkil Jumlah Formasi 1.815 telah lulus R2 dan R3 sebanyak 1.490 teknis dan 1 kesehatan sehingga formasi yang masih kosong sebanyak 324 sementara sisa R3 195 ini berarti masih terdapat sebanyak 129 formasi yang di isi pppk tahap II penuh waktu.

Pada bagian lain Pak Ridwan mengapresiasi Pemkab Aceh Singkil yang tuntas menyelesaikan honorer data base sesuai amanat pasal 65 Undang undang nomor 20 tahun 2023 tentang ASN.

Pemerintah telah mengatur regulasi optimalisasi formasi sebagai solusi untuk mengakomodasi pelamar yang sebelumnya tidak terakomodir pungkasnya.

 

Kode R3 merujuk pada pelamar tenaga honorer yang terdata di data base bkn sesuai Keputusan Menpan RB Nomor 347 Tahun 2024.

BACA  logo open navigation menu Beranda Berita Polsek Sosoh Buay Rayap Ikuti Simulasi Penanggulangan Bencana Banjir, Tanah Longsor dan Cuaca Ekstrem di Kabupaten OKU oprspitresogankomeringulu 15 Oktober 2026 19:00 0 Main Image NextUI hero Image NextUI hero Image NextUI hero Image NextUI hero Image NextUI hero Image SOSOH BUAY RAYAP, OKU – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan serta kemampuan dalam menghadapi potensi bencana alam, Polsek Sosoh Buay Rayap bersama unsur TNI, BPBD, Damkar, pemerintah kecamatan, dan masyarakat mengikuti kegiatan Simulasi Penanggulangan Bencana Banjir, Tanah Longsor dan Cuaca Ekstrem di wilayah Kecamatan Sosoh Buay Rayap, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Kamis (15/10/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dilaksanakan di Bendungan Bendali, Desa Tungku Jaya, Kecamatan Sosoh Buay Rayap. Simulasi dipimpin oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten OKU, Drs. Januar Effendi, M.I.Kom, serta diikuti oleh Camat Sosoh Buay Rayap beserta staf, personel Polsek Sosoh Buay Rayap, anggota Koramil Kota Baturaja, personel BPBD Kabupaten OKU dan BPBD Kecamatan Sosoh Buay Rayap, anggota Damkar Kecamatan Sosoh Buay Rayap, siswa-siswi SMA Pramuka Kwarcab OKU, serta masyarakat Desa Tungku Jaya. Dalam kegiatan tersebut, Kalaksa BPBD Kabupaten OKU menyampaikan pentingnya kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi potensi bencana, termasuk meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat memasuki musim kemarau. Masyarakat diimbau agar berperan aktif dalam upaya pencegahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan karhutla tidak dapat hanya mengandalkan aparat TNI dan Polri, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat sebagai mata dan telinga di lingkungan masing-masing. Selanjutnya, peserta mendapatkan penyampaian materi mengenai pemetaan titik rawan atau hotspot, simulasi pemadaman dini, tindakan pencegahan dan pemadaman kebakaran, cara mendeteksi arah angin untuk mengantisipasi penyebaran api, serta pemetaan wilayah yang berpotensi terdampak banjir setelah turun hujan. Sekitar pukul 10.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi penanganan bencana banjir menggunakan perahu karet bersama tim gabungan dari unsur terkait. Simulasi ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan koordinasi antarpersonel dalam melakukan penanganan awal serta evakuasi apabila terjadi banjir di wilayah Kecamatan Sosoh Buay Rayap. Selain berfokus pada penanganan banjir dan tanah longsor, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya mencegah karhutla, terutama di kawasan semak belukar, lahan yang tidak terurus, area perkebunan warga, serta wilayah lain yang berpotensi mengalami kebakaran. Dalam kesempatan tersebut, Kanit Binmas Polsek Sosoh Buay Rayap turut memberikan imbauan kepada seluruh peserta agar tidak membuka, membersihkan, atau mengolah lahan pertanian dengan cara dibakar. Imbauan serupa juga disampaikan oleh Bhabinkamtibmas kepada warga di desa binaan masing-masing agar tidak melakukan pembakaran hutan, semak belukar, maupun lahan untuk keperluan perkebunan. Sebagai langkah pencegahan berkelanjutan, patroli terpadu yang melibatkan Polri, TNI, dan Masyarakat Peduli Api juga perlu dilaksanakan secara berkala, khususnya pada titik-titik yang dipetakan rawan terjadi karhutla. Melalui patroli tersebut, potensi kebakaran diharapkan dapat dideteksi sejak dini sehingga dapat segera dilakukan langkah penanganan. Melalui kegiatan simulasi ini, Polsek Sosoh Buay Rayap bersama BPBD dan seluruh unsur terkait menunjukkan komitmen dalam memperkuat sinergitas lintas instansi untuk menghadapi berbagai potensi bencana. Kesiapsiagaan personel, pemahaman masyarakat, serta koordinasi yang baik diharapkan dapat meminimalkan risiko, mencegah timbulnya korban jiwa, dan mengurangi kerugian akibat bencana alam di wilayah Kabupaten OKU. Masyarakat pun diimbau untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca, potensi banjir dan tanah longsor, serta bahaya kebakaran hutan dan lahan. Dengan kerja sama seluruh pihak, upaya pencegahan dan penanggulangan bencana diharapkan dapat berjalan lebih optimal demi keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

 

Hasil konsultasi kita ke bkn menjelaskan Optimalisasi dilakukan untuk memanfaatkan formasi kosong yang belum terisi setelah seleksi P3K periode kedua selesai dengan urutan prioritas kelulusan R2, R3 dan R4 (honorer minimal 2 tahun). Langkah ini bertujuan memberikan kesempatan kepada pelamar yang memiliki potensi tetapi terkalahkan oleh sistem perankingan.

Regulasi Optimalisasi telah diatur dalam Keputusan Menpan RB Nomor 347, 348, dan 349 Tahun 2024, Pasal 31. Berikut adalah poin-poin penting dari regulasi tersebut.

 

Pemenuhan Formasi Kosong

Formasi kosong dari tahap pertama seleksi dan formasi yang tidak dilamar pada tahap kedua akan dimanfaatkan untuk optimalisasi.

 

Prioritas untuk Kode R2 dan R3

Pelamar dengan kode R2 akan diprioritaskan, diikuti oleh kode R3. Penentuan dilakukan berdasarkan nilai tertinggi dalam Computer Assisted Test (CAT).

Pelamar dengan kode R2 dan R3 yang memenuhi kriteria akan diangkat menjadi P3K penuh waktu melalui mekanisme optimalisasi formasi sebagai informasi bahwa R2 di Aceh Singkil sudah tuntas,dan kita upayakan sejumlah formasi 1.815 yang telah disetujui Menpan RB dapat diangkat Penuh waktu.

BACA  Brimob Sumut Perkuat Personel Bersama Polres Sergai dalam Operasi Sarang Narkoba, 12 Orang Diamankan

 

Kapan Pelaksanaan Optimalisasi ?

 

Optimalisasi akan dilakukan setelah seleksi P3K periode kedua selesai. Sesuai jadwal direncanakan bulan Mei 2025

 

Ali Hasmi mengatakan BKPSDM berkomitmen untuk menjamin transparansi dalam pelaksanaan regulasi optimalisasi ini dengan selalu menginformasikan kepada seluruh calon pppk aceh singkil melalui media maupun kanal medsos web,FB, IG bkpsdm untuk itu kami himbau agar segera di follow pungkasnya. Dan kami himbau para calon pppk agar tenang dan tertib agar kami dapat bekerja lebih fokus menyelesaikan pppk ini, tutupnya.

 

Jurnalis : Yudi Sagala CNtv

No More Posts Available.

No more pages to load.