Taufid Chaniago Beri Data Tambahan Ke Kejari Indramayu

oleh
oleh

Indramayu, Cakrawalanusantara.id – Pengamat pendidikan Indramayu Taufid Chaniago tepati janjinya kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Indramayu untuk memberikan data tambahan terkait kasus manipulasi data pendidikan non formal Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Indramayu.

Taufid Chaniago datang ke Kejari pada rabu 27 februari 2025 sambil membawa rapot pendidikan Indramayu yang dinilai langsungoleh kementrian pendidikan RI,pada tahun 2023 -2024 mutu pendidikan non formal (PKBM) di Indramayu grafik mutunya menurun.

example banner

Dengan adanya temuan ini Kejari Indramayu menilai hal ini sangat membahayakan dunia pendidikan di Indramayu karena hasilnya tidak sesuai seperti apa yang diharapkan karena mutunya jauh dari standar yang diharapkan.

BACA  Kapolres Langkat Terima Penghargaan Dari Syarikat Islam, Wujud Sinergi Polri Dan Ulama Menjaga Kamtibmas

Rendahnya mutu pendidikan PKBM diperparah dengan temuan Kejari Indramayu terkait manipulasi data ungkap Taufid.

Program bupati Indramayu yang lama Nina Agustina dengan program Jaket (Kejar Paket) membuka peluang kepada masyarakat untuk melanjutkan pendidikan di PKBM tapi program tersebut perlu dievaluasi karena nyatanya dilapangan banyak temuan buruk. Evaluasu ini harus segera dilaksanakan oleh pemerintahan yang baru jangan sampai mewarisi kebiasaan bobrok pemerintahan yang lama.

BACA  Perkuat Legalitas dan Sinergi Daerah, IKPM Sumatera Selatan DIY Dukung Penguatan Mahasiswa Perantauan

Dibawah kepemerintahan yang baru Lucky – Sae diminta untuk melakukan audit keuangan terhadap PKBM karena data bos maupun yang lainya tidak tepat sasaran.

Data tambahan tersebut merupakan rapot pendidikan Indramayu tahun 2024 dimana penyelenggara pendidikan non formal kejar paket/PKBM sangat menurun mutunya dari tahun tahun sebelumnya.

Hal itu membuat Kajari Indramayu Arif Indra Kusuma meminta saya untuk berdiskusi dengan Kementrian Pendidikan terkait data dari tahun ketahun kejar paket C datanya dibuat palsu semua. Kementrian menganggap Indramayu bodoh,walaupun pendidikan masih setara SMP tapi datanya dibikin palsu semua.

BACA  Kapolsek Medan Labuhan Tinjau Kesiapan Pos Kamling dan Serap Aspirasi Warga

Sebagai warga Indramayu yang cinta pendidikan saya akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas,menurut informasi kasus ini sudah sampai pada pemeriksaan saksi saksi kita tunggu seperti apa ahirnya.

Saya dalam waktu dekat akan mendatangi DPRD Indramayu untuk menyampaikan aspirasi masalah pendidikan di Indramayu terang Taufid.

(Nana. S)

No More Posts Available.

No more pages to load.