Sejumlah Truk Diduga Melanggar Odol Parkir Dipinggir Jalan Pantura

oleh
oleh

Indramayu, Cakrawalanusantara.id – Sejumlah truk diduga melanggar aturaran Over Dimensen dan Over Leding (ODOL) yakni memarkir kendaraanya dipinggir jalan pantura tepatnya di desa Santing kecamatan Losarang Indramayu.

Hal ini mencuri perhatian banyak pihak karena hal itu bertepatan dengan diadakanya kegiatan pemeriksaan angkutan barang di jembatan timbang Losarang Indramayu.

example banner

Kendaraan kendaraan tersebut parkir dibahu jalan pantura hanya beberapa ratus meter dari jembatan timbang Losarang sebagai lokasi pemeriksaan. Sehingga ada masyarakat sekitar lokasi mengatakan bahwa hal itu ulah para sopir untuk menghindari pemeriksaan.

BACA  Tindak Lanjuti Dugaan Mandeknya Program Ketahanan Pangan, Pangulu Bah Tobu Akui Pakan Ternak Tak Sesuai Perencanaan, Pengelolaan BUMNag Kembali Disorot.

Ironisnya dilokasi parkirnya kendaraan kendaraan tersebut ada rambu rambu dilarang berhenti atau parkir sehingga jelas jelas mereka para sopir tersebut menghindari pemerksaan dan menambah pelanggaran juga membahyakan pengendara lain yang lewat seperti tabrak belakang ujar Mardian selaku kepala Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) losarang kamis 13/3/2025.

Namun selain itu ada juga sopir yang nekad menerobos petugas kami sehingga petugas kami nyaris terserempet dan ada juga truk yang parkir terlalu lama sehingga membuat lokasi yang diparkiri amblas lantaran truk tersebut bermuatan berat.

BACA  Polres Aceh Singkil Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Laga Prancis vs Spanyol di Aula Tribrata.

Mardian menambahkan kewenangan kami UPPKB hanya di lingkungan jembatan timbang diluar itu bukan kewenangan kami sehingga kami tidak bisa berbuat apa apa ujar Mardian.

Banyaknya kendaraan berhenti dipinggir jalan karena menghindari pemeriksaan belum tentu semuanya melanggar.

BACA  HUT Ke-III PAMAGAR, Masjid Al-Fauzi Resmi Berdiri

Mardian berharap semua pihak termasuk sosial media turut membantu mengedukasi pentingnya pemeriksaan karena kami sering disalahkan oleh sosial media padahal kami melakukan pemeriksaan demi keselamatan semua terang Mardian.

Hal ini jelas terlihat kesadaran keselamatan dan aturan masih rendah. Kami menjalankan tugas sudah sesuai SOP.

Kami berharap kedepan ada solusi dari berbagai intansi agar lalu lintas dijalur pantura aman dan tertib pungkasnya.

(Nana. S)

No More Posts Available.

No more pages to load.