Polres Kampar Tolak Premanisme Berkedok Ormas, Kasat Binmas Himbau Masyarakat untuk Waspada dan Laporkan

oleh
oleh

Kampar,-CN -Polres Kampar tegas menolak segala bentuk premanisme yang berkedok organisasi masyarakat (ormas) di wilayah Kabupaten Kampar. Hal ini ditegaskan oleh Kapolres Kampar, AKBP Ronald Sumaja, S.I.K., melalui Kasat Binmas AKP Marupa Sibarani, S.H., M.H., pada Senin (24/3/2025).

AKP Marupa Sibarani mengajak masyarakat untuk bersama-sama menghentikan aksi-aksi premanisme dan melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan tindakan premanisme di lingkungan sekitar.

BACA  Pastikan Piala AFF U-19 Berjalan Aman dan Lancar, Dansat Brimob Polda Sumut Tinjau Kesiapan Stadion hingga Pengamanan Pertandingan Indonesia vs Myanmar
example banner

“ Kami mengajak semua warga Kabupaten Kampar untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi semua orang,” ajak AKP Marupa Sibarani. “ Mari kita bersama-sama menghentikan aksi-aksi premanisme dan membangun suasana yang harmonis dan aman di Kabupaten Kampar.”

BACA  Peringati Hari Lahir Pancasila 2026,Karutan Balige Tegaskan Nilai Persatuan Jadi Fondasi Menjaga Keutuhan Bangsa

AKP Marupa Sibarani menjelaskan bahwa premanisme merupakan tindak pidana yang dapat merugikan masyarakat dan menciptakan suasana yang tidak kondusif. Ia mengajak masyarakat untuk waspada terhadap tindakan premanisme dan tidak segan untuk melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan indikasi premanisme.

“ Kami tidak akan menolerir segala bentuk kekerasan, pengancaman, dan aksi premanisme yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegas AKP Marupa Sibarani.

BACA  Terima Informasi Keributan di Kafe, Polres Tebing Tinggi Tindaklanjut Laporan Call Center

AKP Marupa Sibarani menekankan bahwa Polres Kampar akan terus menjalankan tugasnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya. Ia mengajak semua pihak untuk bekerja sama dalam menciptakan Kabupaten Kampar yang aman, sejahtera, dan harmonis.

Editor, R Gulo

No More Posts Available.

No more pages to load.