Polres Tanah Karo Ajak Warga Perangi Penyelewengan BBM Subsidi

oleh

Tanah Karo / CN. Penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi masih menjadi tantangan serius di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Karo. Tindakan ini bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga merampas hak masyarakat kecil yang seharusnya menerima manfaat subsidi dari pemerintah.

Kasat Reskrim Polres Tanah Karo, AKP Rasmaju Tarigan, S.H., mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk aktif berperan dalam mencegah dan melaporkan setiap dugaan penyelewengan BBM subsidi.

BACA  Tiga Pengusaha Kolaborasi Timbun Jalan Berlobang, Iwan Nitra Peduli Tuai Apresiasi Warga Namo Rambe. 
example banner

“Satu laporan dari masyarakat bisa menghentikan ribuan liter subsidi yang salah sasaran. Ini bukan hanya soal hukum, ini soal keadilan bagi rakyat kecil yang benar-benar membutuhkan,” tegas AKP Rasmaju Tarigan.

Polres Tanah Karo terus memperkuat pengawasan dan penindakan terhadap pelaku penyalahgunaan BBM bersubsidi. Selain patroli dan penyelidikan rutin, pendekatan partisipatif dengan masyarakat menjadi kunci dalam mengungkap praktik curang tersebut.

BACA  Polres Tebing Tinggi Optimalkan Pengamanan, Car Free Day Berjalan Kondusif

Masyarakat yang melihat atau mengetahui adanya penyimpangan distribusi BBM subsidi, seperti pengoplosan, pembelian dalam jumlah tidak wajar, atau pengangkutan menggunakan kendaraan modifikasi, diimbau untuk segera melapor melalui Call Center 110 atau langsung ke kantor kepolisian terdekat.

BACA  PROGRES 100%! Jembatan Sei Silam di Dusun Sungai Lintang Rampung, Personil Polda Riau dan Polres Kampar Sukses Selesaikan dalam 10 Hari

“Kami pastikan setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti secara profesional dan bertanggung jawab,” tambah Kasat Reskrim.

Dengan kerja sama dan kepedulian bersama, ribuan liter BBM subsidi dapat kembali ke jalur yang benar—untuk petani, nelayan, dan masyarakat kecil yang paling membutuhkan.

#polrestanahkaro
#kapolrestanahkaro
#humaspolrestanahkaro

No More Posts Available.

No more pages to load.