CN PALEMBANG– Warga Kelurahan Kemang Agung merasa sangat kecewa dengan kinerja Pemerintahan Kelurahan dalam menindak lanjuti laporan masyarakat terkait adanya dugaan kebocoran pipa PDAM hingga menyebabkan banjir disamping Lorong Damai, Rt 45 Rw 09, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, Kota Palembang.
Pasca adanya pemberitaan terkait masalah tersebut beberapa hari yang lalu, Lurah Kemang Agung Budi Laksana, turun ke lapangan dan mengecek lokasi. Tapi sampai dengan sekarang belum ada solusinya, sementara pada saat air PDAM mengalir deras, lokasi pipa bocor tersebut tergenang banjir.
“Kami selaku warga tidak perlu pencitraan, kami ingin kerja nyata seperti Pak Ratu Dewa Walikota Palembang dalam menangani keluhan masyarakat,” kata Uwa salah satu warga setempat. Sabtu (14/06/2025)
Dia melanjutkan, Kalau memang mau cari solusi kenapa cuma hanya sekali turun, itupun pada siang hari saat air PDAM bulum mengalir.
“Kalau Pak Lurah memang betul betul mau turun dan cek lokasi pada saat air PDAM mengalir deras pukul 23.00 wib, air meluber keluar dari celah got begitu deras mengalir ketepi jalan, sehingga becek, terkesan jorok berlumut,” ucapnya.
Kalau dibiarkan Kondisi seperti ini terus menerus tidak ditindak lanjuti oleh pihak Kelurahan, Ia bersama warga yang lain merasa sangat kecewa dan mempertanyakan kinerja Lurah Kemang Agung?
“Lurah sebagai penyambung lidah masyarakat, tolong sampaikan permasalahan kami ini kepada dinas terkait, jangan cuma duduk manis diruangan dingin ber AC,” ujarnya.
Diungkapkannya, warga bisa menyampaikan sendiri permasalahan ini ke dinas terkait tampa melalui lurah, tapi Ia dan warga lain menghargai lurah sebagai pemimpin diwilayah tersebut dan mau melihat sebatas mana keseriusannya dalam mengatasi keluhan masyarakat terkait masalah ini,
“Kami ingin bukti bukan sebuah pencitraan belaka, turun kelokasi sepertinya terpaksa hanya ngecek terus berfoto lalu di share, biar publik tahu bahwasanya lurah Kemang Agung turun kelokasi respon cepat tanggap dan peduli,” ungkapnya.
Bersama warga yang lain ia berharap agar pihak Kecamatan khususnya Plt.Camat yang baru ini tolong diambil alih kalau memang lurah Kemang agung tidak ada solusi pemecahan masalah ini.
“Rasa percuma kami punya lurah kalau tidak ada rasa kepedulian. Permasalahan ini kalau tidak bisa dituntaskan tidak dicarikan solusinya oleh pihak Kelurahan, kami akan Lapor ke Walikota serta Sekda kota Palembang,” tukasnya.
Reporter : Andi Cakrawala











