Talkshow “UMKM Naik Kelas,” Dorong Daya Saing dan Digitalisasi Produk Lokal

oleh

GARUT, Garut Kota | CN – Kepala Dinas Koperasi dan UKM (Diskop dan UKM) Kabupaten Garut, Ridzky Ridznurdhin, membuka kegiatan Talkshow Program Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Naik Kelas Kabupaten Garut. Bertempat di Auditorium Ciplaz Garut, Jalan Pakuwon, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis (19/6/2025).

 

example banner

Ridzky Ridznurdhin menyampaikan terima kasih kepada Diskop dan UKM Jawa Barat atas keberlanjutan program ini, ia juga menyebutkan pentingnya pendekatan “naik kelas” untuk memulai UMKM.

BACA  Polres Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Intan Jaya, Sita 22,83 Gram Sabu-sabu

 

Ridzky menjelaskan bahwa konsep naik kelas terbagi dalam beberapa versi, yaitu:

 

1. Peningkatan penciptaan lapangan kerja dari sisi pelaku UMKM.

2. Literasi keuangan, termasuk inklusivitas pembiayaan dan pendekatan dengan perbankan.

3. Ekosistem digital, di mana semua UMKM sudah onboarding di e-commerce.

 

Pihaknya berkomitmen akan terus mendukung perkembangan produk UMKM di Garut dengan cara membangun literasi dan inklusi keuangan Bagi para pelaku UMKM, lanjutnya, dapat dengan mudah masuk ke dalam rantai pasok industri.

BACA  Polda Sumut Intensifkan Patroli Malam, Brimob Hadir Jaga Kota Medan dari Ancaman Kejahatan Jalanan

 

Koordinator Daerah UMKM Naik Kelas, Fitri Lestari, menjelaskan bahwa program ini mengusung tema “Membangun Ekosistem UMKM Garut yang Inklusif dan Berdaya Saing.” Ia menyoroti pentingnya kolaborasi yang melibatkan lima elemen (penta helix): Pemerintah, Akademisi, Komunitas, Media, dan Pelaku Usaha.

BACA  Pengurus Lama Koperasi Mekarti Jaya Dinilai Tak Lagi Berwenang. Kuasa Hukum : Pemilihan Ketua di Luar RAT Melawan Hukum.

 

“Dengan adanya kolaborasi ini adalah satu aksi seribu solusi, artinya kita bisa memberikan semua solusi-solusi yang memang pendekatannya melalui dari penta helix ini,” ujar Fitri.

 

Ia akan berupaya agar ekosistem ini dapat terjalin, terkolaborasi, dan bersinergi, sehingga UMKM akan terdigitalisasi dan berdaya saing dari segi kualitas produk, pelayanan, harga, hingga pemasaran melalui digitalisasi.

 

(*)

No More Posts Available.

No more pages to load.