Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Aceh Singkil Gelar Aksi di Depan Kantor KONI Provinsi Aceh

oleh

Aceh Singkil CN Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Aceh Singkil yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Aceh Singkil (HIMPAS), Forum Mahasiswa Aceh Singkil (FORMAS), Arah Pemuda Aceh (DPW ARPA Aceh Singkil), serta Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Aceh Singkil, menggelar aksi di depan Kantor KONI DPW Provinsi Aceh

Massa aksi membawa spanduk dan poster dengan pesan penolakan terhadap rangkap jabatan di tubuh KONI Aceh Singkil. Mereka menilai, kepemimpinan saat ini tidak akan mampu membawa kemajuan olahraga di daerah jika perhatian dan fokusnya terbagi.

example banner

Sapriadi pohan, selaku Koordinator Lapangan, mengatakan aksi ini lahir dari rasa pesimis terhadap masa depan olahraga Aceh Singkil.

BACA  Buka FGD Revisi RTRW, Bupati Deli Serdang Tegaskan ASN Pelaku Pungutan Akan Ditindak Tegas

“KONI itu rumah pembinaan atlet, bukan tempat untuk mengumpulkan jabatan. Ketua KONI sekarang rangkap tiga jabatan sekaligus: Ketua KONI, Ketua PMI, dan Ketua Partai Hanura. Bagaimana olahraga mau maju kalau fokusnya terbagi?” ujarnya di tengah orasi.

Ahmad Fadil, Ketua FORMAS, menambahkan bahwa persoalan ini semakin memantik perhatian publik karena Ketua KONI Aceh Singkil merupakan anak kandung dari Bupati Aceh Singkil.

“Ini bukan sekadar rangkap jabatan. Statusnya sebagai anak bupati membuat publik wajar curiga adanya pengaruh kekuasaan. Apalagi jabatan strategis olahraga dan kemanusiaan dikuasai satu orang dalam lingkaran keluarga penguasa,” tegasnya.

Aksi berlangsung dengan orasi bergantian, pembentangan spanduk, dan teriakan yel-yel yang mengkritik rangkap jabatan. Massa aksi menegaskan, mereka akan terus menyuarakan persoalan ini hingga mendapat perhatian dari pihak terkait.
Adapun Tuntutan antara lain :

BACA  Gelorakan Semangat HUT Ke-116, Pemkab OKU Inisiasi Gerakan Indonesia Asri BATURAJA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ulu (OKU) resmi meluncurkan Gerakan Indonesia Asri yang digelar secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten OKU, Sumatera Selatan, Jumat (24/7/2026) pagi. Aksi lingkungan berskala makro ini diinisiasi khusus oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab OKU dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten OKU yang ke-116. Kegiatan gotong royong massal tersebut dipimpin langsung oleh Bupati OKU, H Teddy Meilwansyah, SSTP, MM, MPd. Kegiatan ini dipusatkan di kawasan Taman Kota Baturaja yang menjadi titik pusat (kick-off) pergerakan kebersihan daerah serta aliran sungai Ogan baik dibawah jembatan Ogan. Ajak Warga Berdampak Nyata Bupati OKU Teddy Meilwansyah menjelaskan bahwa Gerakan Indonesia Asri merupakan langkah konkret pemerintah daerah untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pelestarian alam dan kebersihan lingkungan lingkungan sejak dini. "Melalui Gerakan Indonesia Asri ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran kolektif. Kebersihan daerah bukan sekadar tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh warga Bumi Sebimbing Sekundang," ujar Teddy saat memberikan arahan langsung di lokasi kick-off, Baturaja. Teddy juga menegaskan bahwa momentum bertambahnya usia Kabupaten OKU ke-116 harus dibarengi dengan perubahan perilaku yang positif terhadap lingkungan. "Sesuai dengan tema besar hari jadi tahun ini, yakni 'Serentak Bergerak, Berdampak Nyata Wujudkan Sayangi OKU', gerakan ini adalah bukti nyata kepedulian kita untuk menjaga wilayah OKU tetap sehat, asri, dan nyaman ditinggali," tambahnya. Sinergi Curve Sisir Fasilitas Publik Di tempat yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten OKU Brigman menyatakan bahwa pergerakan ini tidak hanya berpusat di ibu kota kabupaten, melainkan berjalan serentak di 13 kecamatan, serta seluruh kantor di wilayah OKU. "Tim Kita bersinergi terjun langsung ke lapangan membersihkan lingkungan termasuk beberapa titik di aliran sungai Ogan,"ucap Brigman. Pihak DLH menerjunkan personel kebersihan untuk menyisir fasilitas publik, saluran air (drainase), serta kawasan padat penduduk guna mengantisipasi penumpukan sampah. Selain melakukan aksi kebersihan, Pemkab OKU turut mengimbau masyarakat luas untuk menyemarakkan suasana HUT daerah dengan memasang umbul-umbul dan Bendera Merah Putih di pekarangan rumah masing-masing sepanjang bulan perayaan.

Meminta KONI Aceh melakukan evaluasi terhadap kepengurusan KONI Aceh Singkil.
Mendesak Ketua KONI Aceh Singkil melepaskan salah satu jabatan demi menjaga profesionalisme dan netralitas.
Menegaskan larangan rangkap jabatan yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.
Komitmen Menjaga KONI sebagai lembaga pembinaan olahraga yang bebas dari intervensi politik.

Setelah orasi berlangsung KETUA KONI ACEH menyambut yang diwakili oleh SEKUM KONI ACEH, sambuntan tersebut direspon secara positif ketua koni juga memberi beberapa tanggapan terkait tuntutan atara lain :

ketua koni aceh sepakat bahwa semua organisasi bahkan termasuk KONI Aceh akan melakukan pengawasan dan evaluasi tentunya menjadi bagian penting dilakukan bersama anggota KONI Aceh Singkil.

BACA  Kisruh Tata Kelola BUMNag Sait Buntu, Dana Ketahanan Pangan Rp221 Juta Dipertanyakan, Bupati dan Inspektorat Diminta Turun Tangan

Koni aceh juga berKomitmen KONI sebagai lembaga pembinaan olahraga yang bebas dari intervensi politik. Dan garansi apabila koni aceh singkil tidak mampu berkembang maka koni aceh akan memberikan atensi lebih dalam pengawasan koni dpc aceh singkil.

Namun ketua koni aceh juga menyampaikan kita akan melihat sejauh mana progres kemajuan dan pembinaan ketua koni sekarang, dikarenakan baru menjabat beberapa bulan.

Insyallah beberapa tuntutan adek-adek akan kita kawal demi kemajuan olahraga dikabupaten aceh singkil yang akan datang

Editor : Lian CN

No More Posts Available.

No more pages to load.