Wanita di Medsos Hina Pria dan Sebut Rezeki Bisa Dicabut Allah, Netizen Geram: “Sopan Santun ke Mana?”

oleh

 

 

example banner

 

 

 

Cakrawala Nusantara.id – Nganjuk — Sebuah percakapan di media sosial tengah viral dan menuai perhatian warganet. Dalam tangkapan layar yang beredar, seorang wanita dengan nama akun Fany tampak melontarkan kata-kata kasar dan hinaan kepada seorang pria dalam obrolan pribadi.

 

Dalam pesan tersebut, wanita itu menulis sejumlah kata bernada emosi dan makian seperti “macem betol kali kau, kontoll, kayak laki-laki sok berharga kali kau” hingga menyebut bahwa harta seseorang hanya “titipan dari Allah SWT” dan bisa dicabut karena kesombongan.

BACA  Ketua TP PKK Kab. Karo Lantik TP Posyandu Kecamatan Se-Kabupaten Karo

 

Percakapan itu sontak memicu reaksi keras di berbagai platform media sosial. Banyak netizen menilai ucapan tersebut tidak pantas diucapkan di ruang digital, apalagi dengan menyertakan unsur agama untuk menyerang pribadi seseorang.

BACA  Tersesat Saat Mendaki Gunung Sibayak, Dua Pendaki Wanita Berhasil Dievakuasi Polsek Berastagi

 

Sejumlah komentar menyebut bahwa kasus seperti ini menjadi bukti semakin rendahnya etika dalam berkomunikasi di dunia maya. “Kritik boleh, tapi jangan menghina. Bawa-bawa Tuhan buat ngatain orang itu kelewatan,” tulis salah satu pengguna X (Twitter).

 

Pengamat media sosial juga mengingatkan pentingnya menjaga tutur kata dalam komunikasi daring. “Setiap kata yang ditulis di internet bisa berdampak besar. Sekali viral, susah dihapus,” ujar salah satu pakar etika digital.

BACA  Dugaan Iuran Rp125 Ribu Tiap Bulan di SMKN 1 Lengkong Jadi Sorotan, KS dan Cabdin Nganjuk Bungkam

 

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui bagaimana kelanjutan hubungan antara kedua pihak tersebut. Namun, kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tetap menjaga etika dan sopan santun dalam berinteraksi, baik di dunia nyata maupun maya.

 

 

Jomsen Silitonga Kabiro Nganjuk

Tentang Penulis: Jomsen Silitonga Jurnalis Nganjuk

Gambar Gravatar
Kejujuran adalah modal utama

No More Posts Available.

No more pages to load.