Ir. H. Suharli M. Yamin Kecewa dengan PORPROV XV Muba: Protes Bayar 10 Juta  

oleh

SUMSEL, CN – Ir. H. Suharli M. Yamin menyampaikan kekecewaannya yang mendalam terkait penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XV di Musi Banyuasin. Menurutnya, ajang ini jauh dari semangat pencarian bakat atletik, melainkan lebih condong sebagai ajang bisnis yang menguntungkan pihak-pihak tertentu.

 

example banner

“Ini bukan lagi pencarian bakat atletik, tapi ajang bisnis. Kenapa setiap ada PORPROV, tuan rumah selalu mendapatkan medali emas yang banyak?” ujar Suharli dengan nada kesal. Ia menduga ada praktik tidak sehat yang mempengaruhi hasil pertandingan.

BACA  Patroli Skala Besar Polda Sumut di Tebing Tinggi, Brimob Bersama Polres Cegah Geng Motor dan Balap Lia

 

Suharli juga menyoroti adanya biaya yang harus dikeluarkan jika ingin mengajukan protes terhadap hasil pertandingan. “Saya merasa kesal, mau protes saja kita harus bayar Rp. 10.000.000,” ungkapnya. Ia menilai hal ini sebagai bentuk pembungkaman terhadap suara-suara kritis yang ingin menegakkan keadilan dalam olahraga.

BACA  Jumat Curhat Jadi Ruang Dialog, Polsek Secanggang Serap Aspirasi Warga Lewat Ngopi Bareng

 

Suharli berharap keluhannya ini dapat didengar oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI agar ada evaluasi menyeluruh terhadap sistem penyelenggaraan PORPROV. “Semoga keluhan ini sampai ke Kemenpora RI, agar ada perbaikan dan PORPROV bisa kembali menjadi ajang yang benar-benar menjunjung tinggi sportivitas,” pungkasnya.

BACA  "DALAM EMPAT HARI, 3 PRIA BANDAR NARKOBA DITANGKAP POLRES BINJAI".

 

Saat dikonfirmasi, pihak panitia menyebut dirinya bidang ketua pertandingan bahwa konsekuensi bayar 10.000.000 saat melakukan protes sudah ada ketentuannya.

No More Posts Available.

No more pages to load.