Indramayu, CN – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Indramayu, Anggi Noviah, dengan tegas menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan Panitia Khusus (Pansus) PDAM Indramayu.
Langkah ini diambil untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait dugaan “black transfer” dan berbagai ketidakberesan di tubuh PDAM.
Anggi Noviah menegaskan bahwa dukungannya ini merupakan bentuk tanggung jawab moral sebagai wakil rakyat.
“Saya mendukung penuh Pansus PDAM Indramayu mengenai black transfer karena ini aspirasi masyarakat,” ujarnya kepada media. Senin (01/12).
Menurut Anggi, DPRD dan Kepala Daerah tidak boleh mengabaikan persoalan yang dirasakan masyarakat, terutama terkait pelayanan air bersih dan pengelolaan keuangan PDAM.
Ia menekankan bahwa keberadaan dewan dan Kepala Daerah adalah untuk memperjuangkan kepentingan publik, bukan melindungi kepentingan oknum tertentu.
“Saya wakil rakyat, bukan budak koruptor. Kalau merasa memiliki hati nurani kepada rakyat, tunjukkan dong dengan menyetujui pembentukan Pansus untuk pembenahan PDAM Indramayu,” tegas Anggi.
Anggi juga menyindir pihak-pihak yang enggan bersuara lantang setelah terpilih menjadi anggota legislatif dan kepala daerah.Menurutnya, integritas harus dibuktikan melalui tindakan nyata, bukan sekadar janji kampanye.
(Nana. S)













