Cakrawalanusantara.id – NGANJUK – 05 Januari 2026 Penyaluran bantuan susu untuk balita stunting di Kabupaten Nganjuk, Rabu (31/12/2025) di Pendopo KRT Sosrokoesoemo, memunculkan pertanyaan serius soal transparansi.
Seorang narasumber yang tidak bisa disebut namanya mengaku mendengar bahwa setiap balita akan menerima 5 kotak susu.
Namun, sebagian warga melaporkan hanya menerima 3 kotak.
“Sisanya 2 kotak ke mana?” ungkap narasumber dengan nada kecewa.
Kepala Bidang Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk menjelaskan bahwa jumlah standar adalah 3 kotak per balita, sesuai daftar balita di aplikasi Sigizi bulan Oktober 2025, dengan sumber dana DIF.
Tambahan hanya diberikan untuk balita dengan indikasi medis tertentu agar bantuan tepat sasaran, bersumber dari pengadaan Dinkes dengan dana DAU.
Perbedaan antara versi warga dan penjelasan Dinkes menimbulkan sorotan publik: ke mana 2 kotak lainnya? Apakah persoalannya miskomunikasi atau ada celah yang perlu diawasi bersama, menjadi pertanyaan penting menjelang program lanjutan.
Program PKMK (Pangan Olahan untuk Keperluan Medis Khusus) merupakan bagian dari upaya percepatan penanganan stunting, yang menyangkut hak dasar anak.
Publik diharapkan menilai secara objektif sambil menunggu klarifikasi resmi, agar kepercayaan masyarakat terhadap program tetap terjaga dan bantuan tepat sasaran.
Cakrawalanusantara.id – Jomsen Silitonga, Kabiro Nganjuk













