Sapa Warga Binaan dengan Hati, Rutan Labuhan Deli Kedepankan Pendekatan Humanis

oleh
oleh

Labuhan Deli.CN- Suasana di Rutan Kelas I Labuhan Deli kini terasa lebih hangat. Di bawah arahan Karutan Eddy Junaedi, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR), Warisman Sihotang, turun langsung menyapa para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan cara yang berbeda.

Bukan sekadar pengawasan ketat, Warisman memilih untuk masuk ke blok-blok hunian dan berdialog santai dengan para penghuni rutan. Langkah ini diambil untuk memastikan rutan tetap aman, tertib, namun tetap menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.

BACA  Pemko Tanjungbalai Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-118
example banner

Dalam obrolan tatap muka tersebut, Warisman menyelipkan pesan-pesan penting mengenai kedisiplinan dan tanggung jawab. Ia mengajak warga binaan untuk bersama-sama menjaga rumah mereka agar tetap kondusif.

“Kami di sini tidak hanya menjaga gerbang dan jeruji, tapi juga membina manusia. Dengan komunikasi yang baik, warga binaan akan merasa lebih dihargai dan paham akan tanggung jawabnya selama menjalani masa pidana,” ungkap Karutan Eddy Junaedi melalui Ka.KPR

BACA  Sat Reskrim Polres Tebing Tinggi Bongkar Penggelapan di Gudang Elektronik, Dua Pelaku Dibekuk dalam Hitungan Jam

Melalui Warisman, Eddy juga menegaskan bahwa paradigma penjara yang menyeramkan sudah mulai ditinggalkan. Rutan Labuhan Deli kini berkomitmen pada prinsip Pemasyarakatan yang Berorientasi Pembinaan. Artinya, petugas hadir sebagai pembimbing, bukan sekadar pemberi sanksi.

Kedekatan humanis dilakukan ini untuk meminimalisir konflik dan menciptakan rasa saling percaya antara petugas dan warga binaan.

BACA  POLRES OGAN KOMERING ULU Search for Home/POLRES OKU POLRES OKU Polres Oku Laksanakan Pengamanan Mediasi Antara PT. AOC Dengan Warga Pemilik Lahan (Exs Naker Pt Mtn) Terkait Ketenaga Kerjaan Dan Komfensasi Photo of admin admin Send an email16 jam ago 21 1 minute read Baturaja- Personel gabungan Polres Oku dan Polsek Baturaja Timur melaksanakan kegiatan Pengamanan terkait kegiatan mediasi antara PT AOC dan perwakilan pemilik lahan (exs Naker PT MTN) di Aula BLK Disnaker Kab. OKU jalan A Yani Km 3,5 Kemelak Bindung Langit Kec. Baturaja Timur Kab. OKU. Kamis (21/05/2026) sekira Pukul. 09.00 Wib. Dalam kegiatan pengamanan tersebut dipimpin oleh Kabag Log Polres Oku Akp Marjuni, S.E., M.Si., selaku Koordinator Regu III Polres Oku, di ikuti oleh Perwira dan Personel gabungan Polres Oku dan Polsek Baturaja Timur. Mediasi ini yang mana sebelumnya sudah dilakukan mediasi sebanyak 3 (tiga) kali yaitu 2 (dua) kali di Polres OKU ( 27 April 2026 dan 10 Maret 2026 ), 1 (satu) kali di offise PT AOC ( Senin 11 Mei 2026 ). Dalam kegiatan Mediasi tersebut, Disnaker Kab. OKU menjadi moderator untuk bersama-sama mencari jalan keluar terkait permasalahan Komfensasi dan masa tunggu. Perwakilan pemilik lahan (exs naker PT MTN) Sdr. Johan, terkait dengan komfensasi permintaan pemilik lahan (exs naker PT MTN) sebesar Rp 1.250.000 (satu juta dua ratus lima puluh ribu rupiah) Masa tunggu 23 Juni 2026. Tanggapan dari PT AOC Komfensasi yang ditawarkan PT AOC sebesar Rp 750.000 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah) Masa tunggu selama 1 (satu) tahun Usai mediasi yang berjalan cukup alot, PT AOC dan warga pemilik lahan (exs naker PT MTN) sepakat mengenai komfensasi dan masa tunggu dengan komfensasi sebesar Rp 800.000,- (delapan ratus ribu rupiah) per orang per bulan, Masa tunggu sampai bulan Desember 2026 dan Pembayaran komfensasi dari bulan April s/d Desember 2026. Dengan telah disapakati terkait komfensasi dan masa tunggu antara PT AOC dan warga pemilik lahan (exs naker PT MTN), warga menerima hasil kesepakatan tersebut. Hadir dalam kegiatan mediasi tersebut Sdr. UGI SISMARENDRA ( Direktur Oprasional PT AOC), Sdr. Drs. AHMAD FIRDAUS MSi ( Kepala Dinas Tenaga Kerja Kab. OKU), Sdr. M ADITYA ( KTT PT AOC), AKP BUDIONO (Kasat Intelkam Polres OKU, Sdr. RICHY SEFRANSYAH, SE.MM.A.Kp (Camat Pengandonan), AKP HARYANTO S.I.P (Kapolsek Pengandonan), KAPTEN AGUS SETIAWAN (Kodim 0403), Sdr. JIRUL AMILI S.E, MM (kades gunung kuripan), Perwakilan Pemilik Lahan (exs Naker PT MTN)

Para warga binaan pun menyambut positif langkah ini. Mereka merasa lebih didengar dan diapresiasi, sehingga suasana di dalam rutan menjadi jauh lebih tenang dan jauh dari kesan mencekam.

Langkah humanis juga merupakan wujud nyata dari arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk menciptakan institusi yang profesional, berintegritas, dan tetap memanusiakan manusia.( Rijal)

No More Posts Available.

No more pages to load.