Labuhanbatu – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Rantauprapat terus berkomitmen meningkatkan kualitas dan jangkauan pemasaran produk hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Sebagai langkah nyata, Lapas Rantauprapat resmi menjalin kolaborasi dengan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Asahan untuk menghadirkan display produk UMKM unggulan di area pelayanan publik pada Selasa (3/3/2026)
Langkah strategis ini diawali dengan pertemuan intensif antara Kepala Lapas Rantauprapat, Khairul Bahri Siregar melalui Kasubsi Lolahaker (Pengelola Hasil Kerja), dengan Dedy Parlindungan selaku Kepala Sub Seksi Informasi dan Komunikasi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Asahan.
Pertemuan tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi antarinstansi di bawah naungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
“Pemasangan display produk di Kantor Imigrasi merupakan bagian dari upaya kami untuk memperkenalkan kreativitas warga binaan kepada masyarakat luas yang lebih beragam,” ungkap pihak Lapas Rantauprapat.
Sinergi ini juga selaras dengan implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya dalam memperkuat pembinaan kemandirian dan pemberdayaan ekonomi Warga Binaan.
Kehadiran display UMKM ini diharapkan tidak hanya memberikan nilai tambah bagi pemandangan di ruang pelayanan Imigrasi, tetapi juga membuka peluang pasar baru bagi produk-produk berkualitas seperti kerajinan tangan, olahan pangan, hingga produk kreatif lainnya yang diproduksi langsung dari dalam Lapas.
Dengan kolaborasi ini, kedua instansi membuktikan bahwa sinergi internal dapat memberikan dampak positif bagi keberlanjutan program pembinaan, sekaligus mempersiapkan warga binaan agar memiliki bekal kemandirian ekonomi yang kuat saat kembali ke tengah masyarakat nantinya.(DR)













