Sat Samapta Polres Tebing Tinggi Lakukan Risk Assessment Objek Wisata Kolam Renang

oleh
oleh

Tebing Tinggi.CN- Personel Pam Obvit Sat Samapta Polres Tebing Tinggi melaksanakan kegiatan Risk Assessment (penilaian resiko) di objek wisata Kolam Renang Pondok Kencana dan Kolam Renang Gundaling yang berlokasi di Jalan Sukarno Hatta serta Kolam Renang Fantasi Water Park di Jalan KF Tandean, Kota Tebing Tinggi, Senin (16/3/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Kanit Pam Obvit Ipda Suyono bersama dua personel Sat Samapta yaitu Aiptu Zulpan dan Bripka Indra Saragih. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan analisa, evaluasi serta pengendalian terhadap resiko yang terdapat di objek wisata tersebut guna meminimalisir dampak resiko maupun kerugian yang dapat terjadi di lingkungan objek wisata.

BACA  Sat Lantas Polres Langkat Patroli Gereja, Pastikan Ibadah Minggu berlangsung Aman Dan Lancar
example banner

Berdasarkan hasil kegiatan Risk Assessment yang dilakukan, diketahui bahwa objek wisata Kolam Renang Pondok Kencana, Kolam Renang Gundaling dan Kolam Renang Fantasi Water Park telah memiliki beberapa fasilitas penunjang keselamatan dan keamanan.

BACA  Gelorakan Semangat HUT Ke-116, Pemkab OKU Inisiasi Gerakan Indonesia Asri BATURAJA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ulu (OKU) resmi meluncurkan Gerakan Indonesia Asri yang digelar secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten OKU, Sumatera Selatan, Jumat (24/7/2026) pagi. Aksi lingkungan berskala makro ini diinisiasi khusus oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab OKU dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten OKU yang ke-116. Kegiatan gotong royong massal tersebut dipimpin langsung oleh Bupati OKU, H Teddy Meilwansyah, SSTP, MM, MPd. Kegiatan ini dipusatkan di kawasan Taman Kota Baturaja yang menjadi titik pusat (kick-off) pergerakan kebersihan daerah serta aliran sungai Ogan baik dibawah jembatan Ogan. Ajak Warga Berdampak Nyata Bupati OKU Teddy Meilwansyah menjelaskan bahwa Gerakan Indonesia Asri merupakan langkah konkret pemerintah daerah untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pelestarian alam dan kebersihan lingkungan lingkungan sejak dini. "Melalui Gerakan Indonesia Asri ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran kolektif. Kebersihan daerah bukan sekadar tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh warga Bumi Sebimbing Sekundang," ujar Teddy saat memberikan arahan langsung di lokasi kick-off, Baturaja. Teddy juga menegaskan bahwa momentum bertambahnya usia Kabupaten OKU ke-116 harus dibarengi dengan perubahan perilaku yang positif terhadap lingkungan. "Sesuai dengan tema besar hari jadi tahun ini, yakni 'Serentak Bergerak, Berdampak Nyata Wujudkan Sayangi OKU', gerakan ini adalah bukti nyata kepedulian kita untuk menjaga wilayah OKU tetap sehat, asri, dan nyaman ditinggali," tambahnya. Sinergi Curve Sisir Fasilitas Publik Di tempat yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten OKU Brigman menyatakan bahwa pergerakan ini tidak hanya berpusat di ibu kota kabupaten, melainkan berjalan serentak di 13 kecamatan, serta seluruh kantor di wilayah OKU. "Tim Kita bersinergi terjun langsung ke lapangan membersihkan lingkungan termasuk beberapa titik di aliran sungai Ogan,"ucap Brigman. Pihak DLH menerjunkan personel kebersihan untuk menyisir fasilitas publik, saluran air (drainase), serta kawasan padat penduduk guna mengantisipasi penumpukan sampah. Selain melakukan aksi kebersihan, Pemkab OKU turut mengimbau masyarakat luas untuk menyemarakkan suasana HUT daerah dengan memasang umbul-umbul dan Bendera Merah Putih di pekarangan rumah masing-masing sepanjang bulan perayaan.

Namun demikian, masih terdapat beberapa catatan yang perlu menjadi perhatian pihak pengelola, diantaranya spanduk himbauan serta tanda peringatan bahaya kepada pengunjung yang masih kurang, rambu-rambu penunjuk arah serta titik kumpul yang belum lengkap maupun belum terpasang.

BACA  Semarak HUT OKU ke-116, Bupati OKU Lepas Karnaval Drum Band Pelajar

Atas temuan tersebut, personel Sat Samapta memberikan saran dan himbauan kepada pihak pengelola objek wisata agar segera melengkapi fasilitas yang masih kurang guna mengurangi resiko serta kerugian apabila sewaktu- waktu terjadi bencana maupun permasalahan di lingkungan objek wisata pemandian tersebut. (Zai)

No More Posts Available.

No more pages to load.