Pelindo Regional 1 Santuni Anak Yatim di Wilayah Operasional

oleh
oleh

Medan.CN- 17 Maret 2026. PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 1 memberikan santunan kepada 2.100 anak yatim yang berada di wilayah operasional perusahaan sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

Kegiatan santunan tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo Regional 1 yang secara konsisten dilaksanakan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional pelabuhan.
Santunan diberikan kepada anak yatim yang berada di berbagai daerah dalam wilayah kerja Pelindo Regional 1 yang meliputi Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau Daratan, dan Aceh. Melalui kegiatan ini, perusahaan berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan anak-anak sekaligus memberikan semangat dan perhatian kepada mereka.
Manager Hukum dan Humas Pelindo Regional 1, Fadillah Haryono menyatakan, kegiatan santunan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yatim yang membutuhkan dukungan dan perhatian.
“Pelindo Regional 1 berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Santunan kepada 2.100 anak yatim ini merupakan bentuk kepedulian kami agar mereka dapat merasakan kebahagiaan serta mendapatkan dukungan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan sosial seperti ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara perusahaan dengan masyarakat serta menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi lingkungan sekitar.

BACA  Dugaan Penjualan LKS di UPT SDN 001 Kasikan Mengemuka, Disdikpora Kampar Janji Lakukan Penelusuran
example banner

Melalui kegiatan santunan ini, Pelindo Regional 1 berharap dapat terus berperan aktif dalam mendukung kesejahteraan masyarakat serta menumbuhkan semangat kepedulian dan kebersamaan di wilayah operasional perusahaan.( Rijal)

BACA  Gelorakan Semangat HUT Ke-116, Pemkab OKU Inisiasi Gerakan Indonesia Asri BATURAJA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ulu (OKU) resmi meluncurkan Gerakan Indonesia Asri yang digelar secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten OKU, Sumatera Selatan, Jumat (24/7/2026) pagi. Aksi lingkungan berskala makro ini diinisiasi khusus oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab OKU dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten OKU yang ke-116. Kegiatan gotong royong massal tersebut dipimpin langsung oleh Bupati OKU, H Teddy Meilwansyah, SSTP, MM, MPd. Kegiatan ini dipusatkan di kawasan Taman Kota Baturaja yang menjadi titik pusat (kick-off) pergerakan kebersihan daerah serta aliran sungai Ogan baik dibawah jembatan Ogan. Ajak Warga Berdampak Nyata Bupati OKU Teddy Meilwansyah menjelaskan bahwa Gerakan Indonesia Asri merupakan langkah konkret pemerintah daerah untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pelestarian alam dan kebersihan lingkungan lingkungan sejak dini. "Melalui Gerakan Indonesia Asri ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran kolektif. Kebersihan daerah bukan sekadar tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh warga Bumi Sebimbing Sekundang," ujar Teddy saat memberikan arahan langsung di lokasi kick-off, Baturaja. Teddy juga menegaskan bahwa momentum bertambahnya usia Kabupaten OKU ke-116 harus dibarengi dengan perubahan perilaku yang positif terhadap lingkungan. "Sesuai dengan tema besar hari jadi tahun ini, yakni 'Serentak Bergerak, Berdampak Nyata Wujudkan Sayangi OKU', gerakan ini adalah bukti nyata kepedulian kita untuk menjaga wilayah OKU tetap sehat, asri, dan nyaman ditinggali," tambahnya. Sinergi Curve Sisir Fasilitas Publik Di tempat yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten OKU Brigman menyatakan bahwa pergerakan ini tidak hanya berpusat di ibu kota kabupaten, melainkan berjalan serentak di 13 kecamatan, serta seluruh kantor di wilayah OKU. "Tim Kita bersinergi terjun langsung ke lapangan membersihkan lingkungan termasuk beberapa titik di aliran sungai Ogan,"ucap Brigman. Pihak DLH menerjunkan personel kebersihan untuk menyisir fasilitas publik, saluran air (drainase), serta kawasan padat penduduk guna mengantisipasi penumpukan sampah. Selain melakukan aksi kebersihan, Pemkab OKU turut mengimbau masyarakat luas untuk menyemarakkan suasana HUT daerah dengan memasang umbul-umbul dan Bendera Merah Putih di pekarangan rumah masing-masing sepanjang bulan perayaan.

No More Posts Available.

No more pages to load.