AIR MASIH TAK MENENTU, WARGA SIMANTIN DUGA PERBAIKAN HANYA SEMENTARA

oleh

Simalungun I CN Meski persoalan krisis air bersih di Nagori Simantin, Kecamatan Pematang Sidamanik, telah ramai disorot berbagai media, kondisi di lapangan hingga kini belum menunjukkan perbaikan signifikan. Warga Dusun I dan II justru mengaku masih mengalami kesulitan air dengan kondisi yang tidak menentu.

Berdasarkan keterangan terbaru dari warga pada Senin 30/03/2026, aliran air saat ini hanya mengandalkan satu sumber bor kecil yang dinilai tidak memadai untuk memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat.

example banner

“Memang sekarang ada air, tapi itu dari bor kecil. Itupun kecil kali alirannya,” ungkap warga.

Sumur Bor Besar Belum Berfungsi
Warga juga menyebutkan bahwa sumber air dari sumur bor besar yang diharapkan menjadi solusi utama hingga kini belum dapat digunakan.

BACA  Pengembangan Kasus Pil LL Berlanjut, Satresnarkoba Polres Nganjuk Bongkar Mata Rantai Pengedar hingga Empat Pelaku Diamankan

Menurut informasi yang beredar di masyarakat, mesin pada sumur bor besar tersebut mengalami kerusakan dan disebut sedang dalam proses perbaikan di Pematangsiantar. Namun hingga saat ini, belum ada kejelasan kapan perbaikan tersebut selesai dan kapan air dapat kembali mengalir secara normal.

“Katanya mesin rusak, lagi diperbaiki ke Siantar. Tapi sampai sekarang belum ada kejelasan,” tambah warga.

Air Mengalir Tidak Menentu

Kondisi yang paling dikeluhkan warga adalah ketidakstabilan aliran air. Air disebut hanya mengalir sekali dalam dua hari, itupun dengan debit yang sangat kecil.
Situasi ini membuat warga tetap harus mencari alternatif lain, termasuk membeli air untuk kebutuhan sehari-hari.

“Kadang dua hari sekali baru jalan air, itu pun kecil. Jadi tetap harus beli juga,” ujar warga lainnya.

BACA  Pembagian Bantuan langsung Tunai BLT Dana Desa Tahun Anggaran 2026Gampong Pante Rambong Di Salurkan

Warga Nilai Air Mengalir Karena Sorotan Media

Masyarakat juga menilai bahwa air yang sempat mengalir belakangan ini bukan karena perbaikan yang benar-benar tuntas, melainkan diduga akibat tekanan dari pemberitaan media.

Warga mengungkapkan bahwa sebelumnya air sudah cukup lama tidak mengalir sama sekali. Namun setelah banyak media mulai menyoroti persoalan ini, air sempat mengalir meski hanya sebentar dan dengan volume kecil.

“Air ini sudah lama mati. Mungkin sekarang sempat jalan karena sudah banyak diberitakan media, jadi mereka mulai bergerak,” ungkap warga.

Sorotan Publik Belum Menyelesaikan Masalah

Meski ada tanda-tanda pergerakan, masyarakat menilai hal tersebut belum menyentuh akar persoalan utama. Kondisi air yang masih tidak stabil menunjukkan bahwa masalah belum benar-benar diselesaikan.

BACA  Dugaan Paket Seragam Rp1,5 Juta dan Kas Komite SMAN 2 Nganjuk Jadi Sorotan, Kepala Sekolah Belum Beri Klarifikasi

Desakan Transparansi dan Kepastian
Warga kini menuntut kejelasan dari pihak terkait, khususnya mengenai:

1. Status perbaikan mesin sumur bor besar

2. Kepastian waktu normalisasi distribusi air

3. Evaluasi menyeluruh terhadap program air bersih

Peran pengawasan dari Inspektorat Kabupaten Simalungun kembali dipertanyakan, mengingat proyek yang telah berjalan belum memberikan hasil maksimal bagi masyarakat.

Penegasan Warga

Dengan kondisi yang terus berlarut, warga berharap pemerintah tidak hanya merespons karena tekanan, tetapi benar-benar menyelesaikan persoalan secara menyeluruh.

“Jangan karena disorot baru bergerak. Kami butuh air setiap hari, bukan dua hari sekali,” tegas warga.

Air sempat mengalir, tapi belum menyelesaikan. Masalah masih ada, warga masih menunggu.

Editor ; HP. S
( JR. S )

No More Posts Available.

No more pages to load.