Sulit Ditemui untuk Klarifikasi, Pengelolaan Dana Komite di SMKN 2 Nganjuk Jadi Sorotan Publik

oleh

Nganjuk (Jatim), Cakrawalanusantara.id – Jomsen Silitonga.

Pengelolaan dana komite di SMKN 2 Nganjuk kembali menjadi perhatian publik setelah sejumlah wali murid mengeluhkan adanya sumbangan tahunan yang dinilai perlu penjelasan lebih terbuka dari pihak sekolah maupun komite.

example banner

Sekolah yang beralamat di Jalan Lawu, Kelurahan Kramat, Kecamatan Nganjuk, Kabupaten Nganjuk tersebut disebut melakukan pengumpulan sumbangan melalui komite sekolah sebesar Rp300 ribu per tahun untuk menunjang pembangunan fasilitas sekolah.

Informasi tersebut diperoleh awak media dari beberapa wali murid yang berharap adanya transparansi terkait mekanisme pengumpulan dan penggunaan dana tersebut.

“Kami hanya ingin ada penjelasan yang jelas supaya tidak muncul kesalahpahaman di kalangan wali murid,” ujar salah satu wali murid kepada awak media.

BACA  FORWA Rupat Jalin Silaturahmi Dengan Camat Rupat Utara Forum Wartawan Rupat atau FORWA Rupat melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Camat Rupat Utara sebagai bentuk mempererat hubungan kemitraan antara insan pers dan pemerintah kecamatan. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua FORWA Rupat, Sunardi, bersama Wakil Ketua Jonggi Tambatu Siahaan, serta anggota lainnya yakni Boiman, Marhisam, dan Asmadi. Rombongan FORWA Rupat disambut langsung oleh Camat Rupat Utara, Rizki Subagia Effendi, di ruang kerjanya dengan suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Dalam pertemuan tersebut, Camat Rupat Utara menyampaikan apresiasi atas kunjungan yang dilakukan FORWA Rupat. Ia menilai silaturahmi seperti ini penting untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antara pemerintah dengan insan pers dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. “Media memiliki peran penting dalam memberikan informasi yang positif, edukatif, dan membangun kepada masyarakat. Kami menyambut baik kehadiran FORWA Rupat dan berharap hubungan baik ini terus terjalin,” ujar Rizki Subagia Effendi. Sementara itu, Ketua FORWA Rupat, Sunardi, mengatakan bahwa kunjungan tersebut bertujuan mempererat hubungan serta membangun komunikasi yang harmonis dengan pihak kecamatan. Menurutnya, wartawan tidak hanya menjalankan tugas jurnalistik, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan berbagai program pembangunan dan informasi kepada masyarakat secara berimbang. Silaturahmi berlangsung hangat dan penuh keakraban. Selain berdiskusi mengenai perkembangan daerah, pertemuan tersebut juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi demi kemajuan Kecamatan Rupat Utara ke depan. Penulis. Sunardi

Tidak hanya itu, berkembang pula informasi di tengah wali murid terkait kekhawatiran siswa apabila sumbangan belum diselesaikan menjelang kegiatan ujian sekolah. Namun informasi tersebut masih menunggu penjelasan resmi dari pihak sekolah.

Guna memperoleh informasi yang berimbang, awak media mendatangi SMKN 2 Nganjuk untuk melakukan konfirmasi secara langsung kepada pihak sekolah.

Saat ditemui, pihak humas sekolah menyampaikan bahwa pembangunan di lingkungan sekolah bersumber dari sumbangan wali murid melalui komite sekolah. Namun ketika dimintai penjelasan lebih lanjut terkait teknis pengelolaan dana maupun aturan pelaksanaannya, pihak humas menyebut persoalan tersebut menjadi kewenangan komite sekolah.

BACA  Dugaan Rangkap Jabatan Oknum PNS Sebagai Kepala Sekolah dan Pj Kades Pematang Pelintahan Menuai Sorotan.

Awak media juga berupaya meminta klarifikasi langsung kepada Kepala Sekolah terkait berbagai informasi yang berkembang di tengah masyarakat. Akan tetapi hingga berita ini diterbitkan, pihak Kepala Sekolah belum dapat ditemui untuk memberikan keterangan resmi.

Kondisi tersebut memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat. Pasalnya, media hanya menjalankan fungsi kontrol sosial dan konfirmasi agar pemberitaan tetap berimbang serta sesuai kode etik jurnalistik.

“Yang menjadi pertanyaan publik, mengapa untuk sekadar klarifikasi saja begitu sulit dilakukan. Padahal keterbukaan informasi sangat penting agar tidak menimbulkan asumsi negatif di tengah masyarakat,” ujar salah satu awak media di lokasi.

BACA  Pemkab Nganjuk Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional 2026 di Alun-Alun Nganjuk

Sejumlah pemerhati pendidikan menilai komunikasi terbuka antara sekolah, komite, wali murid, dan media sangat diperlukan guna menjaga transparansi serta menghindari polemik berkepanjangan di lingkungan pendidikan.

Masyarakat juga berharap seluruh bentuk sumbangan di lingkungan sekolah benar-benar dilaksanakan secara sukarela, transparan, dan tidak memberatkan wali murid maupun siswa.

Hingga berita ini diterbitkan, Mitranegaramntv.com masih membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari pihak SMKN 2 Nganjuk maupun komite sekolah terkait informasi tersebut.

( Kabiro Nganjuk )

Tentang Penulis: Jomsen Silitonga Jurnalis Nganjuk

Gambar Gravatar
Kejujuran adalah modal utama

No More Posts Available.

No more pages to load.