Tegaskan Hikmah Ibadah Kurban dan sukses Haji, KUA Salapian ajak kembali semarakkan Gemar Menabung

oleh

Langkat CN-  Kewajiban menunaikan ibadah haji dan syariat pelaksanaan penyembelihan hewan kurban adalah bagi mereka yang mampu.

 

example banner

Kemampuan atau istitha’ah dalam ibadah haji adalah salah satu syarat utama yang harus dipenuhi. Mampu di sini mencakup kemampuan finansial untuk biaya perjalanan dan kebutuhan selama di tanah suci, serta kemampuan fisik untuk melaksanakan rangkaian ibadah haji yang cukup berat. Dasar dari syarat ini adalah Surat Al-Imran ayat 97 yang menyatakan bahwa ibadah haji diwajibkan bagi mereka yang mampu.

 

Sedangkan ibadah kurban hukumnya sunnah muakkadah (sunnah yang sangat dianjurkan). Bagi orang yang mampu melakukannya. Dalil disyari’atkannya Kurban, Allah SWT telah mensyariatkan kurban dengan firman-Nya, “Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah. Sesungguhnya orang-orang yang membencimu dialah yang terputus.” (Al-Kautsar: 1 — 3).

BACA  Pastikan Pelayanan Publik Hadir hingga ke Desa, Wabup Syafrizal Tinjau Langsung Pelaksanaan Program Berlayar*

 

“Dan telah Kami jadikan untuk kamu unta-unta itu sebagai syiar Allah. Kamu banyak memperoleh kebaikan dari padanya, maka sebutlah nama Allah ketika kamu menyembelihnya.” (Al-Hajj: 36).

 

Untuk menunaikan kedua perintah syariat tersebut dibutuhkan kemampuan yaitu diantaranya kemampuan finansial atau pembiayaan ungkap Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Salapian H. Muhammad Kurnia Amir. S. Sos. I, S. Pd. I, MM dalam tausiyahnya ditengah pengajian ibu-ibu Lingkungan VII Basuki Kelurahan Bela Rakyat dan perwiritan kaum putri Kelurahan Pekan Kuala, Jum’at 22 mei 2026.

BACA  Polsek Pangkalan Susu Bergerak Cepat Ungkap Kasus Pengeroyokan Yang Menewaskan Seorang Pemuda, Empat Pelaku Diamankan

 

Lebih lanjut Kurnia mengatakan bahwa kita awali dengan meluruskan niat untuk ikut berkurban maupun mendaftar ibadah haji dilanjutkan dengan ikhtiar dan usaha yang nyata yaitu dengan mulai menabung baik perhari, perminggu maupun perbulan dan membuka rekening tabungan di Bank.

 

Hemat pengeluaran sisihkan uang untuk dikumpulkan perhari atau perminggu yang selanjut di stor ke Bank perbulannya, sehingga apabila cukup pada waktunya untuk membeli hewan kurban atau sudah cukup untuk stor awal ngambil nomor porsi untuk daftar berangkat ibadah haji.

 

Selain menabung untuk tujuan kurban atau berangkat haji maka apabila keperluan yang mendesak maka kita sudah ada persiapan sebagaimana pepatah mengatakan sedia payung sebelum hujan, untuk itu mari semarakkan kembali gerakan mari menabung (gemar menabung) kata ustadz gaul ini mengakhiri ceramahnya.

BACA  Brimob Hadir Menjaga Malam, Warga Tebing Tinggi Merasa Lebih Aman dan Nyaman

 

Hal ini mendapat sambutan yang positif dari jamaah, hal ini ditandai dengan banyaknya tanya jawab dan diskusi diakhir ceramah sebelum ditutup dengan doa.

 

Tampak hadir diantaranya ketua Alhidayah Kecamatan Kuala Hj. Erliana, Kepala madrasah Aliyah Swasta sekaligus yayasan Pendidikan Cahaya Umi Kuala Zulhafnita, S. Si. M. Pd, dan ibu kepala lingkungan VII Basuki serta jamaah ibu- ibu perwitan yang memadati gedung perwitan.

Editor (zulfan nasution)

No More Posts Available.

No more pages to load.