Kepala KUA Salapian sampaikan implementasi Sistem Peringatan Dini konflik sosial berdimensi Keagamaan

oleh

Langkat CN – Keanekaragaman agama di Indonesia khususnya di Kabupaten Langkat mengharuskan kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat guna menjadikan keberagaman ini sebagai aset berharga. Tujuannya adalah untuk menghindari potensi konflik dan memastikan bahwa beragam keyakinan ini memberikan manfaat positif bagi bangsa, bukan sebaliknya.

 

example banner

Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa keragaman agama dan kepercayaan juga dapat menimbulkan gesekan sosial, terutama jika diolah menjadi konflik berbasis agama. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah pencegahan yang efektif, efisien, menyeluruh, dan berkelanjutan untuk menghindari konflik sosial yang berakar pada perbedaan keagamaan. mengimplementasikan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 332 Tahun 2023 tentang Sistem Peringatan Dini Konflik Sosial Berdimensi Keagamaan. KMA ini menjadi landasan hukum untuk mengidentifikasi potensi konflik sosial berdimensi keagamaan sekaligus memitigasi atas pencegahan perluasan konflik sosial berdimensi keagamaan di Indonesia.

Program implementasi sistem peringatan dini untuk konflik sosial berdimensi keagamaan memiliki manfaat yang signifikan bagi berbagai pihak. Bagi pemerintah, program ini akan meningkatkan efektivitas kebijakan dalam menangani konflik sosial. Data dan informasi dari sistem peringatan dini akan memfasilitasi pengambilan keputusan yang responsif dan menguatkan peran pemerintah dalam mencegah serta mengatasi konflik keagamaan. Selain itu, program ini akan memperkuat koordinasi antar-stakeholder pemerintah, meningkatkan sinergi tindakan, dan meredam potensi konflik.

BACA  Kasat Binmas Polres Tebing Tinggi Ajak Tokoh Agama Sejukkan Umat Tak Mudah Terprovokasi

 

Tokoh dan lembaga keagamaan juga akan mendapatkan manfaat melalui program ini. Mereka akan memiliki platform untuk berperan aktif dalam merawat kerukunan sosial dengan mendeteksi, mencegah, dan meredam konflik. Ini akan memperkuat posisi mereka sebagai pembawa pesan perdamaian, sambil mengembangkan kapasitas resolusi konflik melalui mediasi, dialog antarumat beragama, dan penyebaran pesan toleransi. Bagi masyarakat, program ini akan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kerukunan umat beragama dan bahaya konflik berdimensi keagamaan. Akses yang lebih baik terhadap informasi potensi risiko konflik dan cara pencegahannya akan membantu masyarakat mengambil tindakan yang sesuai, sementara partisipasi dalam kegiatan pendorong kerukunan seperti dialog antaragama akan semakin mendorong suasana damai.

BACA  PT EMP Energi Gandewa Perkuat Sinergi dengan Insan Pers melalui Coffee Morning dan Ramah Tamah

 

Hal tersebut disampaikan Kepala KUA Kecamatan Salapian H. Muhammad Kurnia Amir, S.Sos.I, S.Pd.I,MM ketika diamanahkan untuk memaparkan program kerja dan kinerja FKUB Kabupaten Langkat dalam pertemuan Silaturahmi menerima kunjungan kerja Forum Kerukunan Umat beragama Kabupaten Karo di aula rapat Kesbangpol Langkat, kamis, 09 juli 2026.

 

Kurnia sekaligus sebagai sekretaris FKUB Kabupaten Langkat menjelaskan bahwa dalam percepatan implementasi sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS) sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Sekretaris Jendral Kementerian Agama RI nomor 22 tahun 2024 mulai dibentuk Tim EWS Kecamatan yang diketuai Kepala KUA Kecamatan yang bekerja sama dengan penyuluh agama, penghulu dan tokoh lintas agama, yang merupakan sinergitas dan kolaborasi dengan FKUB sebagai wadah komunikasi dan dialog antar tokoh lintas agama dalam mewujudkan kerukunan umat beragama yang mengedepankan sikap toleransi dan moderasi beragama.

BACA  365 Petani Aceh Singkil Ikuti Pelatihan SDMPKS 2026, Investasi SDM untuk Sawit yang Lebih Maju dan Berdaya Saing.

 

Dillanjutkan dengan pemaparan ketua FKUB Kabupaten Karo Drs. Aswan Sembiring, M

S.i tentang program kerja FKUB Kabupaten Karo yang kemudian diteruskan dengan dialog tanya jawab berbagi pengalaman dan wawasan tentang tugas pokok dan fungsi dalam merawat dan menjaga kerukunan umat beragama, kegiatan silaturahmi dan koordinasi ini diakhiri dengan saling bertukar cenderamata dan foto bersama.

 

Hadir pada pembukaan acara tersebut Kepala badan Kesbangpol Kabupaten Langkat Faisal Badawi, S.Sos. M.AP didampingi sekretaris kaban. kesbangpol Langkat dan para Kabid pejabat dilingkungan Kesbangpol Langkat, seluruh pengurus FKUB Langkat serta mewakil Kaban kesbangpol Kabupaten Karo Marcel, S bersama 8 orang jajarannya beserta pengurus FKUB Kabupaten Karo sebanyak 12 orang.

Editor (zulfan nasution)

No More Posts Available.

No more pages to load.