
WAY KANAN, CN. Cabang Olahraga Menembak resmi menjadi penutup rangkaian Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) Way Kanan Tahun 2026. Ajang ini difokuskan KONI untuk menjaring bibit atlet potensial yang akan dipersiapkan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung November mendatang.
Pembukaan PORKAB Cabor Menembak dihadiri langsung Sekretaris Umum KONI Way Kanan Marison Silaen yang mewakili Ketua KONI Indra Septa Purnama, Sekdakab Way Kanan Machiavelli Herman Tarmizi, unsur Forkopimda, kepala OPD, serta Ketua Pengkab PERBAKIN Way Kanan Merki Defrienc.”Kami mengapresiasi PERBAKIN, Pemkab Way Kanan, dan seluruh pihak yang telah bekerja sama. Selamat bertanding dan junjung tinggi sportivitas,” ujar Marison saat memberikan sambutan, Selasa (4/11).
Menurut Marison, sepanjang 2026 KONI Way Kanan telah menggelar 7 cabor dalam PORKAB. Semuanya bermuara pada satu tujuan, yakni pembinaan atlet daerah.Jaring Atlet Jangka Panjang* Ketua Pengkab PERBAKIN Way Kanan Merki Defrienc menyebut PORKAB Menembak bukan sekadar perlombaan musiman. Ini bagian dari proses pembinaan jangka panjang.
“Ini langkah awal menjaring atlet terbaik yang nantinya mewakili Way Kanan di kejuaraan provinsi maupun nasional, termasuk Porprov dan PON,” kata Merki yang akrab disapa Deprin.Kompetisi tahun ini mempertandingkan 5 nomor: Tembak Reaksi, Center Fire, Multi Range, Benchrest, dan Pompa 10 Meter. Antusiasme peserta disebut tinggi.Panitia menyiapkan piala tetap, piagam, dana pembinaan untuk pemenang di tiap kelas, serta doorprize untuk memeriahkan acara.
Pemkab Tekankan Aspek KeamananMewakili Bupati Way Kanan, Sekdakab Machiavelli Herman Tarmizi menegaskan olahraga menembak melatih fokus, konsentrasi, ketenangan, dan akurasi.”Seorang penembak jitu tidak hanya mengandalkan mata dan senjata, tetapi keselarasan antara pikiran, napas, dan detak jantung,” ucapnya.
Ia juga meminta PERBAKIN dan tim pemandu bakat memantau potensi atlet dari seluruh kecamatan. Tujuannya agar olahraga ini tidak lagi dianggap eksklusif dan mampu menyumbang medali untuk Way Kanan.”Namun karena ini cabor menembak, faktor keamanan adalah prioritas nomor satu. Patuhi instruksi petugas, jaga sportivitas, dan hormati sesama kompetitor,” tegas Machiavelli.S,Ependi&Mulyadi.










