BANTAENG.CN- Kejuaraan Daerah (Kejurda) INKANAS Piala Kapolda Sulawesi Selatan dan Series II Piala Dansat Brimob Polda Sulsel 2026 resmi berakhir setelah berlangsung selama tiga hari, sejak 24 hingga 26 Juli 2026.
Ajang pembinaan karate terbesar di Sulawesi Selatan itu ditutup langsung oleh Dansat Brimob Polda Sulsel, Kombes Pol Muhammad Ridwan, S.I.K., M.H., di GOR JK Arenatorium Universitas Hasanuddin, Makassar. pada Minggu (26/7/2026).
Dalam kesempatan tersebut, IKANAS Bantaeng yang turut ambil bagian dalam kompetisi, turut menyumbangkan prestasi lewat personel Polres Bantaeng yang menjadi bagian Tim sebagai atlet.
Kedua Personel Polres Bantaeng yakni Briptu Muh Taufik Setiyawan (Personel Sat Intelkam) berhasil meraih medali perak di kelas +80 Kg putra sementara IPTU Nur Amin, S.Pd.I. berhasil meraih medali emas kategori festival Polri kata perorangan putra.
Dalam kejuaraan daerah (Kejurda) INKANAS Piala Kapolda Sulawesi Selatan dan Series II Piala Dansat Brimob Polda Sulsel 2026, Kontingen INKANAS Banteng menduduki peringkat ke 5 posisi klasemen akhir dengan perolehan 4 emas, 2 perak, 7 perunggu.
Menurut IPTU Nur Amin, S.Pd.I., Keberhasilan Tim INKANAS Bantaeng yang berkekuatan 33 orang Atlet didukung 3 orang pelatih, 1 orang official serta seorang manajer dapat meraih prestasi cemerlang, ini tidak lepas dari kerja keras dari latihan secara maksimal.
BACA Gelorakan Semangat HUT Ke-116, Pemkab OKU Inisiasi Gerakan Indonesia Asri BATURAJA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ulu (OKU) resmi meluncurkan Gerakan Indonesia Asri yang digelar secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten OKU, Sumatera Selatan, Jumat (24/7/2026) pagi. Aksi lingkungan berskala makro ini diinisiasi khusus oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab OKU dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten OKU yang ke-116. Kegiatan gotong royong massal tersebut dipimpin langsung oleh Bupati OKU, H Teddy Meilwansyah, SSTP, MM, MPd. Kegiatan ini dipusatkan di kawasan Taman Kota Baturaja yang menjadi titik pusat (kick-off) pergerakan kebersihan daerah serta aliran sungai Ogan baik dibawah jembatan Ogan. Ajak Warga Berdampak Nyata Bupati OKU Teddy Meilwansyah menjelaskan bahwa Gerakan Indonesia Asri merupakan langkah konkret pemerintah daerah untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pelestarian alam dan kebersihan lingkungan lingkungan sejak dini. "Melalui Gerakan Indonesia Asri ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran kolektif. Kebersihan daerah bukan sekadar tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh warga Bumi Sebimbing Sekundang," ujar Teddy saat memberikan arahan langsung di lokasi kick-off, Baturaja. Teddy juga menegaskan bahwa momentum bertambahnya usia Kabupaten OKU ke-116 harus dibarengi dengan perubahan perilaku yang positif terhadap lingkungan. "Sesuai dengan tema besar hari jadi tahun ini, yakni 'Serentak Bergerak, Berdampak Nyata Wujudkan Sayangi OKU', gerakan ini adalah bukti nyata kepedulian kita untuk menjaga wilayah OKU tetap sehat, asri, dan nyaman ditinggali," tambahnya. Sinergi Curve Sisir Fasilitas Publik Di tempat yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten OKU Brigman menyatakan bahwa pergerakan ini tidak hanya berpusat di ibu kota kabupaten, melainkan berjalan serentak di 13 kecamatan, serta seluruh kantor di wilayah OKU. "Tim Kita bersinergi terjun langsung ke lapangan membersihkan lingkungan termasuk beberapa titik di aliran sungai Ogan,"ucap Brigman. Pihak DLH menerjunkan personel kebersihan untuk menyisir fasilitas publik, saluran air (drainase), serta kawasan padat penduduk guna mengantisipasi penumpukan sampah. Selain melakukan aksi kebersihan, Pemkab OKU turut mengimbau masyarakat luas untuk menyemarakkan suasana HUT daerah dengan memasang umbul-umbul dan Bendera Merah Putih di pekarangan rumah masing-masing sepanjang bulan perayaan.
“Kami berharap tahun-tahun berikutnya penyelenggaraan Kejurda INKANAS Piala Kapolda Sulsel kami dapat berpartisipasi kembali dengan prestasi yang melebihi perolehan sekarang. Karena ajang ini merupakan momentum membangun ekosistem pembinaan karate yang berkelanjutan. Dari arena inilah diharapkan lahir bibit-bibit karateka unggulan yang kelak mampu mengharumkan nama Sulawesi Selatan di level nasional hingga internasional,” kata Kanit Provos Polres Bantaeng tersebut.( Ucok Haidir )