Baturaja-CN- Personel piket Polsek Pengandonan bersama bersama warga melakukan kegiatan Pantauan Titik Hotspot Karhutlah Di Wilayah Hukum Polsek Pengandonan. Senin (17/08/2026) sekira pukul. 13.00 Wib.
” Kapolres Oku Akbp Helmy Tamaela, S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Pengandonan Akp Syafaruddin, S.H., menyampaikan bahwa berdasarkan dari laporan update situasi melalui pantauan aplikasi songket Hotspot Bersifat Cluster di Polda Sumsel bahwa adanya titik api diwilayah Kec. Pengandonan Kabupaten Ogan Komering Ulu dengan kordinat -4.201939, 103.797234 desa Lontar kec. Pengandonan Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan
Menindaklanjuti hal tersebut dilakukan pengecekan lokasi titik hotspot tersebut dipimpin oleh Anggota Polsek Pengandonan Aiptu Amirudin Brigpol Sanoka , Briptu Arnol, , Babisa Serka Edmart Perangkat Desa Lontar kec. Pengandonan kab. OKU
Dari hasil pengecekan dan pemantauan titik koordinat hotspot tersebut di dapatkan hasil yaitu Titik koordinat Hotspot tersebut terletak di Desa Lontar Kec. Pengandonan dan ditemukan lahan bekas terbakar dan api sudah padam . Pada saat kejadian tidak ada lagi warga yang berada di sekitar lokasi tersebut.
Lahan yang terbakar diperkirakan seluas seluas 1/4 hektare.
Polsek Pengandonan juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar karena selain berpotensi menimbulkan bencana kabut asap, tindakan tersebut juga dapat dikenakan sanksi pidana sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Kegiatan ground check hotspot ini merupakan bagian dari upaya preventif Polsek Pengandonan Polres Oku dalam mendukung pencegahan karhutla sekaligus menjaga kelestarian lingkungan, khususnya memasuki musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran lahan di wilayah Kabupaten Oku.




