Langkat Bahorok – Akidah Islamiyah adalah hati yang kuat kepada Allah SWT tanpa keraguan. Akidah menjadi dasar utama bagi seluruh ajaran dan amal dalam agama Islam.
Sedangkan ibadah berarti tunduk, patuh, dan merendahkan diri. Secara istilah, ibadah adalah segala bentuk ucapan atau perbuatan lahir maupun batin yang dicintai dan dirida oleh Allah SWT, yang dilakukan sebagai wujud ketundukan dan kecintaan tertinggi kepada-Nya. Jenis-Jenis Ibadah antara lain Ibadah Mahdhah (Khusus) yaitu Ibadah yang tata cara dan ketentuannya telah ditetapkan secara rinci oleh syariat, contohnya salat, puasa, zakat, dan haji. Ibadah Ghairu Mahdhah (Umum) adalah Segala amal kebaikan sehari-hari yang diniatkan karena Allah dan memberi manfaat bagi sesama, contohnya bekerja dengan jujur, menuntut ilmu, dan bersedekah. Prinsip utama Ibadah dilakukan dengan rasa tunduk serta cinta yang mendalam kepada Allah. Didasari niat yang ikhlas hanya semata-mata karena Allah.
Sementara itu pengertian Ukhuwah secara bahasa berasal dari kata Arab akhun yang artinya saudara atau persahabatan, sehingga ukhuwah berarti persaudaraan. Kata ini juga mencerminkan ikatan kasih sayang, kepedulian, dan hubungan yang rukun antar sesama. Macam-macam Ukhuwah antara lain ukhuwah Islamiyah yaitu Persaudaraan antar sesama umat Islam yang diikat oleh akidah dan keimanan. Berikutnya Ukhuwah Wathaniyyah yaitu Persaudaraan sebangsa dan setanah air tanpa memandang suku atau ras.tetakhir adalah Ukhuwah Basyariyyah / Insaniyah yaitu Persaudaraan antar sesama manusia sebagai ciptaan Allah SWT. Demikian sebagian dari materi yang disampaikan Narasumber dari pengurus MUI Kabupaten Langkat pada acara pembinaan Aqidah, ibadah dan ukhuwah di masjid raya Bahorok, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Pelaksana tugas Kepala Kantor urusan agama kecamatan Bahorok H. Muhammad Kurnia Amir, S.Sos.I, S.Pd.I, MM menghadiri kegiatan tersebut dalam sambutannya mengatakan bahwa
Tugas utama ulama sebagai warasatul anbiya (pewaris para nabi) adalah melanjutkan misi risalah para nabi dalam membimbing umat manusia menuju jalan Allah melalui penyebaran ilmu agama, penegakan moral, dan pembelaan kebenaran. Kehadiran MUI sangat diharapkan ditengah umat karena tugas utama ulama bagi masyarakat adalah membimbing umat dalam memahami ajaran agama secara mendalam (tafaqquhu fiddin) serta menjaga moral dan akhlak. Untuk itu saya berharap agar pengurus MUI Kecamatan Bahorok yang baru dilantik agar dapat membuat program kerja yang dibutuhkan dan bermanfaat bagi umat kata Kurnia mengakhiri sambutannya.
Acara pembinaan diawali dengan pengukuhan pimpinan kecamatan MUI Kecamatan Bahorok masa khidmat 2026-2031. Adapun yang dilantik sebagai ketua Drs .H. Muhammad Arifin, sekretaris umum Syafruddin, MA dan bendahara Tengku Mahyaruddin, S. Pd, SH. diikuti seluruh pengurus yang dilantik. Rangkaian kegiatan pembinaan dilanjutkan dengan kajian Maghrib dimasjid Dhuyufur Rahman timbang lawan dan gerakan sholat subuh berjamaah serta kajian subuh desa Empus.
Ketua majelis ulama Indonesia Kabupaten Langkat Drs. H. Zulkifli Ahmad Dian. LC. MA. dalam sambutannya mengatakan bahwa majelis ulama Indonesia merupakan Tenda besarnya rumah umat Islam untuk bertemu dan berkumpul tempat umat bertanya serta mampu memberi solusi terbaik dalam menjawab segala persoalan yang dihadapi umat merupakan bagian dari tugas ulama yang berhimpun dalam wadah majelis ulama Indonesia ungkapnya.
Tugas pokok dan fungsi MUI antara lain pelayan umat, menjaga umat dan mitra dekatnya pemerintah kata Zulkifli mengakhiri sambutannya.
Hadir pada acara tersebut mewakili Polsek Bahorok AIPTU Johansyah, ketua MUI Kabupaten Langkat Drs. H. Zulkifli Ahmad Dian. Lc, MA didampingi sekretaris! umum Dr. H. Farhan Indra, MA, bendahara H. Mansyur, S. Ag, pengurus MUI Langkat dan seluruh pengurus MUI Kecamatan Bahorok yang di kukuhkan serta tamu undangan lainnya.
(Zulfan nasution)












