Serapan Anggaran 49,47 Persen, Walikota Minta OPD Bergerak Cepat

oleh

Tanjungbalai (CN) Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim memimpin langsung Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) dalam rangka evaluasi realisasi anggaran Pemerintah Kota Tanjungbalai tahun 2026 bersama seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di Aula Sutrisno Hadi, Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Senin (21/9/2026).

Dalam rapat tersebut, Wali Kota mendengarkan paparan dari sejumlah OPD terkait perkembangan realisasi anggaran, capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD), perencanaan program, serta berbagai hal yang perlu segera ditindaklanjuti menjelang akhir triwulan III tahun anggaran 2026.

example banner

Berdasarkan laporan hingga 18 September 2026, realisasi anggaran daerah baru mencapai sekitar 49,47 persen dari 31 satuan kerja (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungbalai. Wali Kota menilai capaian tersebut masih perlu didorong agar pelaksanaan program dan kegiatan pemerintah daerah dapat berjalan secara optimal.

“Hari ini kita melihat laporan penyerapan anggaran seluruh OPD di Kota Tanjungbalai. Dari laporan yang kita terima per 18 September 2026, baru 49,47 persen lebih realisasi anggaran yang dijalankan dan masih banyak OPD yang realisasi anggarannya belum optimal,” ujar Walikota

BACA  Tongkat Komando Berganti, AKBP Hotmartua Ambarita, SH., S.I.K., M.H Resmi Pimpin Polres Tebing Tinggi

Untuk itu, Ia meminta seluruh kepala OPD segera mempercepat realisasi anggaran dan pelaksanaan program maupun kegiatan yang telah direncanakan. Percepatan tersebut dinilai penting mengingat pemerintah daerah juga telah memasuki tahapan pembahasan anggaran perubahan.

Selain mengevaluasi realisasi anggaran, Wali Kota turut menerima laporan terkait proyeksi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari masing-masing instansi. Meskipun terdapat berbagai kendala dalam pencapaian target, Ia meminta seluruh OPD pengampu PAD untuk terus mengoptimalkan potensi pendapatan yang ada.

“Kepada OPD pengampu PAD agar mengoptimalkan target PAD yang telah ditetapkan. Cek ke lapangan dan tindak lanjuti semua objek pajak yang berpotensi menjadi sumber PAD,” tegasnya.

Menurut Mahyaruddin, capaian PAD menjadi salah satu indikator dalam melihat kinerja OPD. Karena itu, setiap instansi diminta serius mengejar target yang telah ditetapkan serta menggali berbagai potensi pendapatan secara optimal.

Wali Kota juga menyoroti pentingnya kesiapan perencanaan pada setiap OPD. Instansi yang belum menyelesaikan perencanaan diminta segera menuntaskannya. Demikian pula OPD yang belum menindaklanjuti hasil review Inspektorat agar segera melakukan penyelesaian sesuai ketentuan.

BACA  Jaga Keamanan Rutan, Gegana Brimob Sumut Dukung Razia Gabungan di Lapas Tanjung Gusta Medan

“Kita berharap hal ini jangan sampai melewati target yang telah ditentukan. Jika lewat, maka akan berisiko terhadap proses anggaran nantinya,” tegasnya.

Kepada Inspektorat, Wali Kota juga meminta Inspektorat melakukan pembinaan terhadap Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) terus dioptimalkan. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dan komunikasi yang sinergis dalam memastikan penyelenggaraan pemerintahan, pelaporan, tata kelola keuangan, serta mitigasi dan pencegahan risiko berjalan sesuai ketentuan.

Dalam kesempatan tersebut, Mahyaruddin juga mendorong peningkatan PAD dari setiap instansi. Ia menyampaikan apresiasi kepada sejumlah OPD yang telah menunjukkan kinerja positif dalam meningkatkan kontribusi terhadap PAD Kota Tanjungbalai.

“Beberapa dinas telah menunjukkan kinerja positif dalam mendongkrak PAD Kota Tanjungbalai. Saya juga mengapresiasi Dinas Lingkungan Hidup yang siap meningkatkan PAD yang dikelola dari target sebelumnya. Diharapkan capaian tersebut dapat diikuti oleh OPD lainnya,” kata Mahyaruddin.

Terkait rencana kunjungan Gubernur Sumatera Utara pada pertengahan Oktober mendatang, Wali Kota meminta seluruh OPD mempersiapkan berbagai hal yang berkaitan dengan agenda tersebut.

BACA  Brimob Sumut Hadiri Pemahsyuran Sultan Langkat, Perkuat Semangat Pelestarian Budaya Melayu

“Saya berharap persiapkan semua yang berkaitan dengan hal itu. Koordinasi OPD bersama Asisten yang membidangi agar dapat berjalan sesuai harapan kita nantinya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan agar seluruh pelaksanaan program dan kegiatan di lingkungan OPD dilakukan secara cermat dan sesuai dengan aturan serta regulasi yang berlaku. Ia juga mengingatkan seluruh jajaran untuk menghindari tindakan korupsi dan memastikan setiap proses pengadaan dilaksanakan sesuai ketentuan.

“Untuk proses pengerjaan sesuai apa yang disampaikan Bagian Barang dan Jasa tadi, segera ditindaklanjuti agar seluruh pengadaan menggunakan E-Purchasing. Begitu juga untuk beberapa proyek di OPD agar mengoptimalkan pengawasan ke lapangan mengingat batas waktu kegiatan yang dilaksanakan,” katanya.

Menutup arahannya, Wali Kota mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kota Tanjungbalai bekerja dengan penuh semangat, tanggung jawab, transparansi, akuntabilitas, dan integritas.

“Mari kita bekerja dengan penuh semangat, penuh tanggung jawab, transparan, akuntabel dan berintegritas agar kita benar-benar mampu memberikan kontribusi yang positif untuk perubahan Kota Tanjungbalai yang kita cintai ini,” pungkas Wali Kota. (Hani/Hanif)

No More Posts Available.

No more pages to load.