Baturaja, CN.- Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Ogan Komering Ulu (OKU), AKP Ujang Abdul Azis, S.E., memimpin apel dalam rangka Operasi Sikat Musi I Tahun 2026, Senin (28/9/2026).
Dalam apel tersebut, Kabag Ops menekankan kepada seluruh personel yang terlibat dalam operasi agar segera melaksanakan langkah-langkah penindakan dan pengungkapan terhadap kasus premanisme, baik yang masuk dalam kategori Target Operasi (TO) maupun Non-Target Operasi (Non-TO).
AKP Ujang Abdul Azis juga menegaskan bahwa salah satu sasaran yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan Operasi Sikat Musi I Tahun 2026 adalah praktik premanisme yang dilakukan oleh juru parkir (jukir) liar.
Personel diminta untuk melakukan kegiatan secara terukur dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, dengan mengedepankan tindakan kepolisian yang profesional dalam mengungkap serta menindak setiap bentuk premanisme yang meresahkan masyarakat.
Selain melakukan pengungkapan kasus, pelaksanaan operasi diharapkan dapat menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, khususnya dengan menekan berbagai bentuk aksi premanisme yang berpotensi mengganggu kenyamanan dan keamanan masyarakat.
Melalui Operasi Sikat Musi I Tahun 2026, Polres OKU berkomitmen meningkatkan upaya pemberantasan tindak pidana dan gangguan kamtibmas, termasuk praktik premanisme serta aktivitas jukir liar yang meresahkan masyarakat.
BACA Polres Way Kanan Peringati Hari Kesaktian Pancasila: Memperkokok Persatuan, Meneguhkan Janji Pengabdian Kamis 01 Oktober 2026, 11:05 WIB JETSIBER.COM - WAY KANAN — LAMPUNG | Dengan khidmat dan penuh keagungan, Polres Way Kanan di lingkungan Polda Lampung melaksanakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lapangan Parama Satwika, Kamis (1/10/2026). " Mengangkat tema "Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur", kegiatan ini bukan sekadar mengenang masa lalu, melainkan peneguhan kembali tekad menjaga fondasi luhur kehidupan berbangsa. Upacara dipimpin langsung oleh Kapolres Way Kanan, AKBP Ramadhona, yang bertindak selaku Inspektur Upacara. Hadir dalam kesempatan ini jajaran Pejabat Utama, para Kapolsek, perwakilan personel dari seluruh satuan kerja, serta Aparatur Sipil Negara di lingkungan kepolisian setempat. Suasana berlangsung tertib, tenang, dan sarat makna. Diawali mengheningkan cipta, seluruh peserta menunduk sejenak menghormati jasa para pahlawan yang telah gugur membela kemurnian Pancasila. Rangkaian dilanjutkan pembacaan teks Pancasila, Pembukaan UUD 1945 oleh Briptu Tomas Adi Saputra, serta pembacaan Ikrar Kesaktian Pancasila yang dibawakan oleh Briptu Alfinto Sahputera. Kegiatan ditutup dengan doa bersama, memohon rahmat dan kedamaian bagi bangsa serta tanah air. Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan bahwa peringatan ini adalah momen untuk menanamkan kembali nilai-nilai luhur Pancasila ke dalam setiap langkah pengabdian. "Peringatan ini bukan sekadar seremonial belaka. Mari kita jadikan Pancasila sebagai semangat yang senantiasa memperkokoh persatuan, menjaga keberagaman, dan menggerakkan semangat gotong royong. Jadikan ia landasan utama dalam menjalankan tugas, guna memberikan pelayanan yang tulus dan terbaik bagi masyarakat," ujar AKBP Ramadhona. Suasana yang sederhana namun penuh ketulusan sepanjang upacara mencerminkan komitmen seluruh personel untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Upacara berakhir dengan tertib, meninggalkan kesan mendalam bagi setiap peserta untuk mengamalkan Pancasila dalam kehidupan nyata sehari-hari. (NURs)
Seluruh personel yang terlibat dalam operasi diharapkan dapat menjalankan tugas secara maksimal, profesional, dan bertanggung jawab demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres OKU.(mk)