Plt. Bupati Langkat Tiorita Dukung Sekolah Lima Hari, Perkuat Peran Keluarga

oleh

Langkat CN – Penerapan 5 Hari Sekolah diharapkan tidak hanya membuat proses pembelajaran lebih efektif, tetapi juga memberi ruang lebih besar bagi peserta didik untuk bersama keluarga, membangun karakter, serta mendorong peran orang tua dalam mengawasi tumbuh kembang anak. Atas dampak tersebut, Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti, S.H., menyatakan dukungannya terhadap program yang telah berjalan sejak 2025 berdasarkan Peraturan Gubernur Sumatera Utara.

 

example banner

Dukungan tersebut disampaikan Tiorita saat menerima audiensi Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Provinsi Sumatera Utara Abdul Kadir Simorangkir bersama jajaran, di kediaman pribadinya, Desa Raja Tengah, Senin (5/10/2026).

 

Dalam pertemuan itu dibahas sejumlah aspek penerapan 5 Hari Sekolah, meliputi kesiapan satuan pendidikan, pengaturan waktu belajar, efektivitas pembelajaran, kondisi tenaga pendidik dan kependidikan, hingga dampaknya terhadap peserta didik dan keluarga.

BACA  Polsek Tebing Tinggi Mediasi Kasus Pencurian Berondolan Kelapa Sawit di Desa Sibulan

 

Abdul Kadir menjelaskan, penerapan sekolah lima hari bertujuan membuat pembelajaran lebih efektif melalui penyampaian materi yang lebih ringkas. Peserta didik juga memiliki lebih banyak waktu bersama keluarga setelah menjalani aktivitas belajar di sekolah selama lima hari.

 

Selain itu, libur pada Sabtu dapat dimanfaatkan untuk kegiatan keluarga, wisata, sekaligus berpotensi mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.

 

“Kita ingin lebih melibatkan peran orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak, sehingga orang tua juga bisa mengontrol anak-anaknya agar terhindar dari kenakalan remaja,” ujarnya.

 

Untuk memastikan manfaat kebijakan tersebut, Abdul Kadir menyampaikan kemungkinan dilakukan uji coba guna mengukur efektivitas program.

 

“Kita bisa uji coba agar dapat mengukur sejauh mana efektivitas program sekolah lima hari,” katanya.

BACA  Pengadilan Agama Binjai Permudah Masyarakat Akses Layanan Peradilan Melalui Customer Service Online

 

Menanggapi hal tersebut, Tiorita menegaskan Pemkab Langkat mendukung penerapan 5 Hari Sekolah dengan tetap mengedepankan kepentingan terbaik bagi peserta didik.

 

“Kita akan mendukung program ini. Kita berharap dengan lima hari sekolah bisa membentuk anak menjadi lebih baik, memiliki akhlak yang baik serta bekal yang cukup untuk masa depannya,” ujar Tiorita.

 

Ia menekankan, 5 Hari Sekolah tidak boleh dipandang sebatas perubahan jumlah hari belajar, tetapi harus berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran serta memberi ruang bagi pengembangan karakter dan potensi peserta didik.

 

“Kita ingin setiap kebijakan pendidikan benar-benar memberikan manfaat bagi anak-anak kita. Karena itu, diperlukan koordinasi dan kajian yang matang agar penerapan 5 Hari Sekolah berjalan baik dengan tetap memperhatikan kondisi sekolah, guru, peserta didik, serta orang tua,” tegasnya.

BACA  Kapolres Kampar Pimpin Sertijab Kapolsek Kampar Kiri Kompol Rusyandi Z. Siregar, S.Sos., M.H di Gantikan Kompol Nurman S.H., M.H.

 

Tiorita juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, Cabang Dinas Pendidikan, sekolah, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat. Sosialisasi dan komunikasi yang baik dinilai menjadi kunci agar kebijakan tersebut dapat dipahami dan diterapkan secara optimal.

 

Turut hadir Asisten Administrasi Umum H. Sutrisuanto, Kepala Bappedalitbang Rina Wahyuni Marpaung, Inspektur Langkat Basrah Pardomuan, Kadis Kominfo Wahyudiharto, Kepala BKD Eka Syahputra Depari, Kadis Perindag Ikhsan Aprija, Kadis PMD Robby Sitepu, Plh. Kadis Pendidikan Sinarta Sitepu, Kadis PPKB PPA Indri Nugraheni, Plh. Kabag Umum Beni Sukmaria Ginting, Plh. Protokol Muhammad Nawawi, Kasi SMA Cabdis Wilayah II Yetti S, serta Kacabdis Pendidikan Wilayah II Provsu Abdul Kadir Simorangkir.

 

Editor (Zulfan Nasution)

No More Posts Available.

No more pages to load.